Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Glofish, Unik Hasil Rekayasa Genetik

Indah Oceananda • Minggu, 8 Oktober 2023 | 14:52 WIB

RAMAI: Ikan jenis glofish ini memiliki banyak warna dan sangat mencolok saat berada di bawah sinar UV.
RAMAI: Ikan jenis glofish ini memiliki banyak warna dan sangat mencolok saat berada di bawah sinar UV.
PESONA ikan glofish tengah ramai di kalangan penggemar ikan. Ukurannya yang mungil dan memiliki warna cerah menyala ini menjadi salah satu alasan memelihara ikan hasil rekayasa genetik tersebut.

Sebutan glofish pun bukan tanpa alasan. Selain karena terlihat mencolok, warna ikan ini juga tampak berpendar. Warnanya cerah.

Ada merah, hijau, kuning, jingga, hingga biru. Praktis, ikan ini bisa bercahaya ketika berada di tempat yang gelap.

Owner Bhayangkara Aquarium Ekak Surahman Yuga menuturkan, ikan ini ramai diminati tak hanya dari kalangan penggemar ikan, tetapi juga anak-anak.

Warna ikan yang terang dan bisa menyala menjadi daya tarik utamanya.

”Biasanya juga banyak anak-anak yang beli glofish ini, karena tertarik lihat warnanya yang terang,” katanya.

Dikatakannya, saat pertama muncul pada 2021 silam, harga glofish cukup tinggi. Seekor glofish mencapai Rp 45 ribu per ekor.

Namun, lambat laun harganya turun seiring banyaknya budi daya glofish. Termasuk, makin banyak penjualnya.

”Sekarang sudah jatuh (harganya). Per ekor saya jual mulai Rp 3.500,” imbuh warga Kecamatan Sooko ini.

Ekak biasanya memasok ikan hasil rekayasa genetika ini dari Tulungagung dan Kediri.

Dia menyebut, warna terang yang ada pada ikan tersebut berasal dari protein fluoresen yang disuntikkan saat berada di tahap awal perkembangan.

”Glofish ini sendiri memang punya kemampuan menyerap cahaya dalam panjang gelombang tertentu. Sehingga membuatnya tampak glowing dan bercahaya. Warnanya akan semakin menyolok bila diterangi lampu LED biru atau aktinik. Kalau tanpa lampu ya tetap kelihatan, tapi warnanya pucat,” beber dia.

Menurut Ekak, gen warna yang dihasilkan glofish sudah ditempatkan di dalam kode genetik setiap ikan, sehingga akan diturunkan dari generasi ke generasi.

Namun, untuk glofish warna biru, jumlahnya terbilang lebih sedikit dibandingkan dengan warna lainnya. ”Karena budi daya warna biru agak sulit,” ucapnya.

Terdapat banyak jenis glofish. Yang ukup terkenal di pasaran ada dua jenis yaitu tetra dan danio.

Perbedaan antara keduanya sangat menyolok. Untuk jenis tetra memiliki badan lebih lebar dan pipih. Sedangkan glofish jenis danio, tubuhnya lebih ramping dan memanjang.

”Ikan ini juga tergolong mudah cara pemeliharaannya. Tidak ribet. Cukup diletakkan di akuarium, pasang filter, dan aerator. Karena dia ikan air tawar, pakannya juga cukup dikasih pakan ikan biasanya,” pungkas dia.

Sedang untuk menjaga warna ikan tetap cerah, Ekak menyebutkan, pencahayaan akuarium harus dijaga.

Intensitas cahaya penting untuk menjaga kesehatan dan keindahan glofish. ”Bisa menggunakan lampu akuarium dengan spektrum yang cocok,” tandasnya. (oce/ron)

Editor : Fendy Hermansyah
#unik #glofish #Lifestyle #mojokerto