Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Penyidikan Truk Sasak Belasan Pengunjung Karnaval di Mojokerto, Polisi Datangkan Tim Ahli dari KNKT

Yulianto Adi Nugroho • Senin, 28 Agustus 2023 | 16:45 WIB

DIAMANKAN: Polisi memeriksa truk tangki air yang menabrak kerumunan pengunjung karnaval di Kecamatan pacet, Kamis (24/8) lalu.
DIAMANKAN: Polisi memeriksa truk tangki air yang menabrak kerumunan pengunjung karnaval di Kecamatan pacet, Kamis (24/8) lalu.
KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Polisi terus menelisik penyebab dugaan rem blong truk tangki air yang menabrak 15 pengunjung karnaval di Desa Sajen, Kecamatan Pacet, Kamis (24/8).

Penyidik Unitlaka Satlantas Polres Mojokerto akan meminta bantuan ahli dari Komiter Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) guna mengungkap kecelakaan tersebut. 

Insiden yang menewaskan dua orang dan menyebabkan 13 orang luka-luka itu ditengarai akibat truk tangki air mengalami rem blong.

Sementara ini, sopir truk, Anton Dwi Aryatama, 23, mengaku rem kendaraannya gagal fungsi ketika truk melaju di posisi gigi roda 1.

Namun, pengakuan pria yang berdomisili di Dusun Bedog, Desa Mlaten, Kecamatan Puri, tersebut masih akan didalami polisi.

’’Masih kami mintakan dari ahlinya yakni KNKT,’’ kata Wakapolres Mojokerto Kompol Afner Pangaribuan terkait musabab truk mengalami rem blong.

Sejauh ini, masa Uji KIR truk masih berlaku. Namun, investigasi KNKT tetap diperlukan untuk memastikan kondisi truk saat terjadinya kecelakaan tersebut.

Hal itu untuk menjawab apakah kendaraan dalam kondisi prima dan telah melalui proses perawatan yang semestinya.

’’Kita dalami dengan memanggil ahlinya untuk melakukan pengecekan terhadap kendaraan,’’ tegas Kapolres Mojokerto AKBP Wahyudi usai olah TKP kecelakaan. 

Seperti diberitakan, truk tangki air nopol S 9085 UP yang disopiri Anton menyasak kerumunan penonton karnaval 17-an di jalan menurun kawasan Karnila Futsal, Desa Sajen, Kamis (24/8) sekitar pukul 17.45.

Anastasya, 19, warga Bakalan, Tempuran, Pungging, dan Maria Ulfa, 39, warga Kalen, Dlanggu, tewas di lokasi karena terlindas.

Sementara itu, 13 penonton lain mengalami luka-luka. 

Kecelakaan di luar jalur karnaval itu diduga terjadi karena truk mengalami rem blong. Anton mengaku sempat mengalihkan gigi roda dari 2 ke 1 sebelum berbelok memasuki jalur curam tersebut.

Di sana, dia berhenti selama kurang lebih 10 menit untuk menunggu kerumunan pengunjung dan pemotor yang merambat.

’’Lalu saya jalan pelan-pelan lalu berusaha berhenti karena ada banyak sepeda motor dan pas saya injak remnya sudah tidak teratasi,’’ tuturnya. 

Sejauh ini, Anton ditetapkan sebagai tersangka tunggal. Ia disangka lalai mengemudikan kendaraan sebagaimana Pasal 310 ayat 4 dan 2 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. (adi/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#tabrak #karnaval #knkt #polisi #mojokerto #truk