Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Sopir Tangki Jadi Tersangka, Wakapolres Mojokerto Beber Penyebab Kecelakaan Truk Tabrak Penonton Karnaval

Yulianto Adi Nugroho • Sabtu, 26 Agustus 2023 | 00:20 WIB

TERSANGKA: Anton Dwi Aryatama, (kaus putih), 23, sopir truk tangki air yang terlibat kecelakaan nahas di Pacet saat rilis penetapan tersangka di Satlantas Polres Mojokerto, Jumat (25/8)
TERSANGKA: Anton Dwi Aryatama, (kaus putih), 23, sopir truk tangki air yang terlibat kecelakaan nahas di Pacet saat rilis penetapan tersangka di Satlantas Polres Mojokerto, Jumat (25/8)
PACET, Jawa Pos Radar Mojokerto - Anton Dwi Aryatama, 23, sopir truk tangki air yang menyebabkan kecelakaan maut di Jalan Pacet-Gondang, Desa Sajen, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, telah ditetapkan tersangka, Jumat (25/8).

Insiden itu mengakibatkan 2 korban tewas dan 13 orang luka-luka. Kemarin (25/8), pria yang berdomisili di Dusun Bedog, Desa Mlaten, Kecamatan Puri, tersebut telah ditahan di Mapolres Mojokerto.

Wakapolres Mojokerto Kompol Afner Pangaribuan mengatakan, Anton dijerat Pasal 310 ayat 4 dan 2 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Dia disangka lalai mengemudikan truk sehingga mengakibatkan kecelakaan dengan korban jiwa, korban luka, dan kerusakan kendaraan.

"Setelah kami lakukan gelar perkara dan melihat bukti-bukti yang ada, per hari ini (kemarin, Red) status hukumnya sudah kami naikkan tersangka," jelasnya.

Berdasarkan pemeriksaan, Anton dinilai layak mengemudikan kendaraan roda enam tersebut. Pria beralamat KTP Tambak Mayor Baru, Asemrowo, Surabaya, itu mengantongi SIM B1 Umum.

Masa uji KIR truk tangki bernopol S 9085 UP dengan kapasitas 6 ribu liter air itu juga masih berlaku. "Kalau KIR-nya masih hidup artinya kendaraan ini masih layak jalan," imbuh Afner.

Afner menyatakan, truk tipe Mistubishi Canter keluaran 2017 itu mengalami gagal fungsi rem saat memasuki jalan menurun di kawasan Karnila Futsal tersebut.

Akibatnya, truk yang hendak mengangkut air dari Claket, Pacet ke Lamongan itu menabrak dua pemotor yang berhenti di tengah jalan dan mobil yang terpakir di badan jalan.

Saat kejadian, jalur tersebut disesaki penonton karnaval 17-an yang berlangsung sedari pagi.

"Sopir sempat mengalihkan gigi roda 2 ke gigi 1 dan seketika menginjak rem itu memang tidak berfungsi remnya," tuturnya.

Hal ini diakui Anton. Dia mengaku sempat mengalihkan gigi roda dari 2 ke 1 sebelum berbelok memasuki jaluk turunan tajam tersebut.

Di sana, ia juga berhenti selama kurang lebih 10 menit untuk menunggu kerumunan pengunjung dan pemotor yang merambat di antara kerumunan.

"Lalu saya jalan pelan-pelan lalu berusaha berhenti karena ada banyak sepeda motor dan pas saya injam remnya sudah tidak teratasi," tuturnya lirih. (adi/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#Kecelakaan #karnaval #pacet #tersangka #sopir #mojokerto #truk