Tak pelak, aksi keduanya dipergoki warga. Si adik tertangkap, sedangkan kakaknya berhasil melarikan diri.
Aksi pencurian itu dilakukan oleh HR, 45, dan adiknya M. Soir, 38.
Keduanya tepergok sedang menggasak motor Honda Vario nopol S 6679 NBP milik Sutarjo, 45, warga Dusun Tambaksuruh, Kecamatan Tambakagung, Puri. Minggu (6/8) siang, motor tersebut dibawa anak Suratno, RMP, 14, untuk menonton bantengan di Pacet.
’’Motor diparkir tepi jalan dengan kondisi lubang kontak ditutup, namun tidak dikunci setir,’’ kata Kasihumas Polres Mojokerto Iptu Hari Cahyo, kemarin (7/8).
Sekitar pukul 15.00, terjadi kegaduhan di tengah penonton bantengan. Tak lama kemudian ada pengumuman dari panitia melalui speaker untuk siapapun yang kehilangan motor.
’’Setelah itu si anak mengecek motornya dan diketahui sudah tidak ada,’’ terangnya.
Sebelum pengumuman itu, rupanya kedua pelaku tepergok mengambil motor korban. Warga curiga dengan gelagat keduanya yang langsung kabur begitu ditegur.
Menyadari ratusan warga yang berkumpul, keduanya pun langsung kabur. HR memang berhasil melarikan diri, namun tidak dengan adiknya. Soir berhasil ditangkap warga.
Dia hampir jadi bulan-bulanan sebelum akhirnya petugas Polres Pacet mengamankannya. ’’Pelaku telah diamankan ke mapolsek dan saat ini masih dilakukan pemeriksaan,’’ imbuhnya
Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Mojokerto, komplotan kakak beradik ini merupakan spesialis curanmor di lokasi keramaian.
Keduanya kerap mengincar kendaraan milik penonton pertunjukan, khususnya bantengan yang berlangsung pada akhir pekan. Pengakuan kepada penyidik, Soir bersama kakaknya sudah beraksi di tiga lokasi berbeda. Kini, polisi tengah berupaya memburu HR. (adi/ron)
Editor : Fendy Hermansyah