Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Fenomena Judi Online di Mojokerto, Promo Togel Via Whatsapp

Fendy Hermansyah • Senin, 13 Maret 2023 | 14:36 WIB
Ilustrasi pajak. (dok JawaPos.com)
Ilustrasi pajak. (dok JawaPos.com)
SELAIN slot pragmatic, fenomena judi online turut mereformasi perjudian lawas, yakni toto gelap (togel). Togel ternyata bisa diakses langsung oleh pengguna lewat media sosial (medsos) melalui whatsapp (WA) yang disebarkan oleh bandar. Dengan reformasi tersebut, maka para penjudi ’’merasa’’ lebih aman dalam memainkan permainan lotre ini.

Bahkan, para pengepul dan bandar togel bisa lebih leluasa mempromosikan situs togel tanpa harus malu-malu. Dengan mengirimkan pesat singkat kepada pengguna untuk diikuti langkah-langkah dalam mengakses taruhan. Hingga akhirnya korban atau penjudi rela mentransfer ke rekening bandar sembari menunggu hasil yang dijanjikan.

Tidak main-main, dalam sehari, omzet yang didapat para pengepul bisa mencapai jutaan rupiah. Cukup bermodalkan handphone (HP) kuota internet serta relasi kepada bandar, para pengepul ini bisa meraup keuntungan ratusan ribu tanpa harus mengeluarkan banyak keringat. Seperti yang dialami Suratno, dan Suharmoko warga Kecamatan Jetis, yang diamankan Polres Mojokerto Kota di Desa Japanan, Kecamatam Kemlagi, 17 Agustus 2022.

Dalam sehari, kedua tersangka ini bisa mendapat untung hingga Rp 500 ribu. Padahal, keduanya baru saja menjalankan modus operandinya tak kurang dari setahun belakangan. Atas tindakan itu, tersangka diancam pasal 303 KUHP, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. ’’Pelaku ini mampu menggunakan medsos dan mengepul uang saat transaksi. Namun mereka tetap menggunakan rekap manual untuk menghitung omzet dan keuntungannya,’’ tandas Kanit Pidum Satreskrim Polres Mojokerto Kota, Ipda Samsul Arifin.

Meski sudah bertransformasi, namun Samsul mengaku praktik seperti itu masih bisa dilacak petugas. Selain mengandalkan informasi dari masyarakat, pelacakan keberadaan pengepul juga bisa dilakukan lewat undercover buy. Sehingga polisi dengan mudah mengidentifikasi kejahatan cyber tersebut dengan mudah. Pihaknya juga berharap dukungan dari masyarakat untuk membantu informasi terkait perjudian baik Judi darat, judi online dan berbagai macam bentuk pelanggaran tindak pidana.

’’Masih tergolong judi konvensional, karena masih ada rekapan manual. Kalau pun masyarakat ada informasi yang lebih detail, bisa diinformasikan ke kami,’’ pungkasnya. (far/ron)

Editor : Fendy Hermansyah
#tol mojokerto #kabupaten mojokerto #Majapahit #pemkab #judi togel #mojokerto kota #kota onde-onde #fokus #pemkot #trawas #pacet #sooko #kerajaan majapahit #fenomena #wisata mojokerto #kuliner mojokerto #Kota Mojokerto #mojokerto #soekarno #trowulan #onde-onde #judi online