KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto – Bisnis warung esek-esek masih marak di Kabupaten Mojokerto. Satpol PP baru saja menggerebek sebuah warung kopi yang menyewakan jasa PSK di kawasan Jalan Raya Pemuda, Kecamatan Mojosari. Tiga PSK berhasil kabur saat razia berlangsung Kamis (2/2).
Dalam razia itu, satpol PP berhasil mengamankan lima orang PSK. Mereka langsung dibawa ke dinsos untuk pembinaan. Razia ini dilakukan setelah aparat penegak perda mendapat informasi maraknya prostitusi terselubung di warung remang-remang area pabrik tersebut. ’’Kami lakukan pendataan lalu diserahkan ke dinsos,’’ kata Kabid Penegakan Perundang-Undangan Daerah Satpol PP Kabupaten Mojokerto Zainul Hasan, kemarin (3/2).
Zainul merinci, kelima PSK yang diamankan meliputi dua wanita asal Sidoarjo berinsial AN, 40, dan NM, 41, serta tiga wanita asal Kabupaten Mojokerto berinsial SW, 50, YW, 38, dan BD, 32. Saat razia dilakukan, mereka kedapatan sedang mangkal. Selain kelimanya, petugas juga sempat mendapati tiga PSK lain. Namun, ketiganya berhasil kabur dari kejaran petugas. ’’Informasi dari anggota, yang mangkal ada delapan orang. Tapi yang berhasil terjaring lima, tiganya kabur,’’ ujarnya.
Selain mengamankan PSK, pemilik warkop yang diduga menyediakan jasa esek-esek itu bakal diperiksa. Pemanggilan akan dilakukan Satpol PP dalam waktu dekat. ’’Untuk yang warung, petunjuk Kasatpol PP dalam waktu dekat dipanggil ke kantor,’’ tandasnya.
Kelima PSK yang diamankan akan dikirim ke panti rehabilitasi agar diberi pembinaan dan pembekalan. ’’Kelima PSK direhab ke Kediri melalui Dinsos di UPT Rehabilitasi Sosial Bina Karya Wanita,’’ imbuh Zainul. (adi/fen)
Editor : Fendy Hermansyah