Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Istri Dituduh Selingkuh saat Ikut Senam, Disulut Rokok dan Disiram Bensin

Fendy Hermansyah • Jumat, 2 September 2022 | 15:52 WIB
DIACAK-ACAK: Kondisi rumah Ayu dan Kusnan yang acak-acakan setelah bertikai, kemarin. (Martda Vadetya/Jawa Pos Radar Mojokerto)
DIACAK-ACAK: Kondisi rumah Ayu dan Kusnan yang acak-acakan setelah bertikai, kemarin. (Martda Vadetya/Jawa Pos Radar Mojokerto)
MOJOSARI, Jawa Pos Radar Mojokerto – Dugaan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terjadi di Perumahan Grand Sawahan Asri Blok C9, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mojosari, kemarin pagi. Akibat terbakar api cemburu, seorang istri disulut puntung rokok hingga hendak dibakar hidup-hidup oleh suaminya sendiri.

Kejadian yang terjadi sekitar pukul 06.30 kemarin itu dialami Ayu Riskiyah Ningsih, 30. Diakuinya, biduk rumah tangganya bersama sang suami, Kusnan Hadi Siswoyo alias Mantrung, 45, goyah sejak beberapa pekan terakhir. Ketidakharmonisan pasutri itu memuncak hingga Ayu menjadi sasaran amukan suaminya kemarin. ”Pipi kiri saya sempat disulut puntung rokok waktu cekcok. Sampai saya sama pembantu mau dibakar,” terangnya pada Jawa Pos Radar Mojokerto di lokasi, kemarin.

Pertikaian rumah tangga itu bermula saat korban menerima pesan singkat dari suaminya kemarin dini hari. Mantrung meminta istrinya datang ke rumah untuk menyelesaikan persoalan yang tak kunjung rampung itu. ”Subuh (kemarin) dia whatsapp saya supaya ke sini (rumah). Kalau saya nggak datang, rumah ini hancur, gitu isinya. Permasalahannya sepele, dia nuduh saya selingkuh. Gara-gara waktu itu (beberapa waktu lalu) saya pamit senam, dua jam HP saya mati. Dikiranya selingkuh, padahal nggak ngapa-ngapain,” ungkapnya.

Niat menyelesaikan masalah, Ayu yang beberapa hari terakhir pulang ke rumah orang tuanya, akhirnya memutuskan pulang. Namun sesampainya di rumah, Ayu bersama ibu, pembantu, dan dua anaknya, disambut dengan amarah Mantrung. Ruang tamu diacak-acak dan sejumlah jendela pecah dirusak Mantrung. ”Pertama kali sampai di sini sudah rusak semua. Terus dia ngajak ngomong, ibu sama anak-anak disuruh keluar. Tinggal saya sama Ellen (pembantu) di teras, terus pagarnya ditutup,” urainya.

Bukannya menyelesaikan dengan baik. Kemarahan Mantrung justru menjadi-jadi. Di tengah pembicaraan, pipi kiri Ayu disulut puntung rokok. Tak sampai di situ, Mantrung yang sudah menyiapkan sebotol bensin menyiramkannya ke penjuru rumah termasuk istri dan pembantunya. Beruntung, Ayu dan Ellen berhasil menghindar saat Mantrung menyulut api. ”Dia sudah siapkan bensin terus disiram-siram. Waktu dilempar korek, untungnya saya sama pembantu bisa langsung lari keluar,” akunya.

Panik, Ayu lantas meminta pertolongan warga hingga menghubungi Damkar. Kobaran api berhasil dipadamkan dan tak sampai menjalar. Api melalap sejumlah perabot termasuk gorden dan kursi. ”Tadi datang dua damkar ke sini. Saya teriak minta tolong warga akhirnya ditengahi dan apinya padam juga,” tandas Ayu. Kegaduhan tersebut membuat sejumlah warga datang ke lokasi untuk menyelesaikan pertikaian pasutri tersebut.

Prahara rumah tangga ini berujung di kantor kepolisian. Kapolsek Mojosari Kompol Heru Purwandi mengatakan, petugas telah diterjunkan ke lokasi untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Mantrung lantas dipanggil ke mapolsek untuk dimintai keterangan. Hanya saja pihaknya belum bisa bicara banyak soal dugaan tindak KDRT yang dialami Ayu. ”Yang bersangkutan sudah kami panggil untuk klarifikasi. Ini murni masalah rumah tangga,” terangnya.

Namun, di hadapan petugas, Mantrung mengaku melakukan pembakaran di rumahnya itu. ”Yang terbakar material gorden dan sudah dipadamkan. Kami tengahi supaya diselesaikan secara kekeluargaan dengan membuat surat pernyataan agar yang bersangkutan tidak mengulangi lagi,” tandasnya. (vad/ron)





Editor : Fendy Hermansyah
#penganiayaan suami istri #kabupaten mojokerto #Majapahit #Sekolah Soekarno Kecil #kota onde-onde #citayam fashion week #Mojopahit #citayam #trawas #pacet #sekolah ongko loro #masa kecil soekarno #Soekarno di Mojokerto #wisata mojokerto #Kota Mojokerto #mojokerto #trowulan #onde-onde