GEDEG, Jawa Pos Radar Mojokerto – Kecelakaan melibatkan bus dan truk terjadi di Tol Jombang-Mojokerto (Jomo) KM 705, Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Jumat (8/7) pagi. Pengemudi bus diduga mengantuk hingga menghantam truk di depannya. Kejadian ini mengakibatkan dua korban luka.
Tabrakan sekitar pukul 06.25 itu terjadi di ruas A Tol Jomo KM 705+600, tepatnya di jembatan Sungai Brantas, Desa Pagerluyung. Kanitlaka Satlantas Polres Mojokerto Kota Ipda Lukman Basoni menceritakan, kejadian bermula ketika bus pariwisata PO Pratama Putra nopol W 7235 UP melaju dari arah selatan yakni Gerbang Tol (GT) Kartosuro menuju Sidoarjo.
Bus yang dikemudikan Zainudin, 43, bersama seorang kernet M. Ali, 47, warga Sidoarjo itu melaju dengan kecepatan tinggi mencapai 90 kilometer per jam. Setiba di tempat kejadian perkara (TKP), bus mendadak oleng. ”Pengemudi bus diduga dalam kondisi mengantuk sehingga tidak bisa mengendalikan kendaraan,” terangnya.
Laju truk tak terkendali hingga akhirnya menghantam truk sarat muatan nopol Z 8082 MH yang melaju di depannya dengan kecepatan rendah. Benturan keras membuat bus tanpa penumpang itu remuk. Bagian kepala bus ringsek dan kacanya pecah. Pengemudi bus mengalami lecet di bagian kaki. ”Untuk kernet nyeri di paha kanan dan lecet di kaki kanan,” imbuh Basoni.
Di sisi lain, tabrakan membuat kendaraan truk bermuatan kertas seberat 13 ton rusak di bagian belakang. Basoni memastikan, sopir truk Miskli Septian, 34, warga Banyumas, Jateng tak mengalami luka apapun. Kedua kendaraan telah dievakuasi ke rest area terdekat.
Dikatakannya, kecelakaan dipicu pengemudi bus mengantuk. Dalam kondisi itu, bus melaju dengan kecepatan tinggi. Karena mengantuk, pengemudi tidak menyadari keberadaan kendaraan lain di depannya yang mengakibakan tabrakan. ”Kecelakaan ini ditangani oleh PJR Polda Jatim,” sebutnya. (adi/ron)
Editor : Fendy Hermansyah