Insiden itu menimpa truk warna kuning bernopol N 8817 UV yang dikemudikan Abidin, 28, warga Dusun/Desa Lengkong, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Bersama Buwang, 59, sebagai kernet di ruang kemudi, truk melaju dari Kota Batu. Mulanya truk muatan gabus bekas tujuan Gresik itu melaju dengan kecepatan sedang tanpa hambatan.
Sesampainya di tanjakan Kutukan, tiba-tiba truk tersebut gagal menanjak. Hingga akhirnya bak truk sebelah kiri truk nahas itu menghantam tebing kiri jalan hingga membuat truk terguling ke kanan. Tak pelak, badan truk yang terguling melintang menutup seluruh badan jalan.
"Tadi kata sopirnya rem sempat tidak berfungsi. Jadi terus jalan mundur sampai akhirnya terguling," ujar Made Zakaria, salah seorang relawan di lokasi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal tersebut. Terlebih, saat kejadian arus lalu lintas dari kedua arah tengah lengang.
Terhalang badan truk, arus lalu lintas dari dua arah jalur alternatif Mojokerto - Batu tersebut sempat tersendat. Pengguna jalan dan warga di sekitar lokasi lantas melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Hingga satu armada derek Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi truk. Dibantu warga dan relawan, truk berhasil dievakuasi dan arus lalu lintas kembali normal sekitar pukul 18.45.
"Tidak ada korban. Arus lalu lintas kembali normal sekitar pukul 18.45 setelah truk berhasil dievakuasi," sebut Kanit Laka Satlantas Polres Mojokerto Iptu Wihandoko saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Mojokerto. (vad/fen) Editor : Fendy Hermansyah