PUNGGING, Jawa Pos Radar Mojokerto - Warga Dusun Tempel, Desa Kedungmungal, Kecamatan Pungging, digegerkan dengan penemuan mayat di Sungai Brantas, kemarin pagi. Jasad perempuan itu ditemukan dalam kondisi setengah telanjang dan sudah membusuk.
Kali pertama, mayat ditemukan seorang warga yang mencari ikan di aliran Sungai Brantas sekitar pukul 05.30, kemarin. Jasad ditemukan dalam posisi tengkurap kondisi setengah telanjang. Korban terlihat telah membusuk hanya mengenakan kemeja kotak kuning tanpa bawahan. Saat ditemukan, bagian kaki korban yang belum diketahui identitasnya itu tersangkut di semak-semak tepi sungai. ’’Posisinya itu di tepi Sungai Brantas sisi utara. Itu masuk Dusun Tempel, Desa Kedungmungal,’’ ujar Sekretaris Desa Kedungmungal Pujianto, kemarin.
Mendapati laporan dari warganya, Pujianto lantas melapor ke Mapolsek Pungging guna segera ditindak lanjuti. Kapolsek Pungging AKP Margo Sukwandi menerangkan, jasad perempuan yang ditemukan warga itu belum diketahui identitasnya. Diperkirakan, jasad membusuk usai tewas lebih dari dua hari. Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan bagian punggung korban membusuk hingga melepuh dan bagian wajah korban membengkak.
Petugas turut mengamankan kemeja lengan panjang motif kotak warna kuning dan bra warna merah yang dikenakan korban. ’’Diduga korban sudah meninggal lebih dari dua hari. Bagian wajahnya sudah membengkak hingga sulit dikenali,’’ katanya. Dibantu sejumlah warga dan relawan, petugas mengevakuasi jasad korban ke RSUD Prof Soekandar dilakukan otopsi.
Hasil pemeriksaan luar menunjukkan tidak didapati bekas luka akibat kekerasan pada jasad korban. Petugas menaksir ciri-ciri pada jasad korban. Di antaranya, perempuan berusia sekitar 30 tahun, perawakan sedang, rambut gelombang panjang sebahu, kulit sawo matang, berat badan sekitar 60 kilogram dan tinggi badan sekitar 150 cm.
’’Rencananya akan kita lakukan otopsi, untuk sementara ini kita evakuasi ke RSUD Prof Soekandar, Mojosari. Dan apabila ada masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya dengan ciri tersebut bisa segera melapor ke polsek terdekat untuk segera ditindak lanjuti,’’ tukas AKP Margo. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah