Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dosen Ditemukan Meninggal di Stasiun Mojokerto

Fendy Hermansyah • Jumat, 29 Oktober 2021 | 18:27 WIB
dosen-ditemukan-meninggal-di-stasiun-mojokerto
dosen-ditemukan-meninggal-di-stasiun-mojokerto

KOTA, Jawa Pos Radar Mojokerto - Seorang penumpang kereta api (KA) meninggal di Stasiun Mojokerto, Kamis malam (28/10). Korban yang merupakan seorang dosen diduga memiliki riwayat sakit.


Kasubbag Humas Polres Mojokerto Kota Ipda MK Umam mengatakan, sejam sebelum kejadian, Asnawi, 54, berangkat dari Stasiun Wonokromo, Surabaya. Pria asal Kelurahan Kampungdalem, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung itu menaiki KA Dhoho dengan tujuan kota kelahirannya. Sekitar pukul 19.30, sesampainya di Stasiun Mojokerto korban turun dengan keadaan pucat.


Seorang petugas stasiun, Mohammad Ansori, sempat berusaha menolongnya. Menurut Umam, korban mengaku masuk angin dan diantar ke kamar mandi oleh petugas. Tidak lama kemudian, ia minta istirahat di ruang laktasi (ruang menyusui). "Beberapa saat kemudian korban meminta tolong untuk menghubungi keluarga dengan dibantu petugas dari CS (customor service)," jelasnya.


Namun, korban sudah tidak sadar diri saat petugas mendatanginya kembali. Atas kejadian tersebut, Ansori melapor ke satpam untuk diteruskan ke kepolisian. Petugas piket reskrim dan SPKT mendatanginya. '"Saat dicek korban sudah tidak bernyawa," terang Umam. Tidak ditemukan bekas kekerasan di tubuh Asmawi.


Jasad korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto untuk divisum. Berdasarkan keterangan pihak keluarga korban memiliki riwayat sakit menahun. Dia diduga meninggal akibat penyakitnya kambuh.


Belakangan diketahui, korban merupakan seorang dosen di Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Asmawi selama ini mengampu mata kuliah ilmu optik di Jurusan Pendidikan Fisika. "Iya benar (meninggal di Stasiun Mojokerto). Tujuannya ke Tulungagung," ungkap Risa, salah satu mahasiswa Asmawi di Unesa. (adi/fen) 

Editor : Fendy Hermansyah