Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tawon Beracun Serang Petugas PMK

Imron Arlado • Sabtu, 21 Desember 2019 | 12:00 WIB
tawon-beracun-serang-petugas-pmk
tawon-beracun-serang-petugas-pmk

PRAJURIT KULON, Jawa Pos Radar Mojokerto – Petugas PMK Kota Mojokerto tersengat tawon vespa affinis saat mengevakuasi sarang tawon di Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Jumat (20/12).


Tawon menyerang dan menyengat petugas, Dendi Fajar Permadi, 27, ketika sarangnya diambil dan dimasukkan karung. Sebelumnya, pada saat proses evakuasi sarang tawon yang berdiameter sekitar 20 sentimeter itu, semua petugas mengenakan baju khusus. Yakni, baju tahan api lengkap dengan helm agar tidak tersengat. Namun, karena masih ada satu ekor tawon yang gagal dievakuasi, Dendi pun jadi sasaran. Tepatnya, saat ia melepas baju pengaman yang dikenakan. ’’Saya kira sudah tidak ada tawon. Tapi, tiba-tiba langsung menyengat bahu kanan’’ terangnya.


Dendi lantas mendapat perawatan dari tim medis PMI Kota Mojokerto. Dikhawatirkan, jika tidak segera diobati cairan yang dikeluarkan akan berbahaya.  ’’Cairan yang dikeluarkan itu mengandung racun,’’ kata Mansyur, Plt PMK Kota Mojokerto.


Menurutnya, jika pasca sengatan korban merasakan panas imbasnya membuat kepala pusing. Sarang tawon vespa tersebut menggelantung di ranting pohon salam di permukiman padat penduduk. Tepatnya di belakang rumah Umaiyah, 50, warga setempat.  


Sarang tawon itu berada di ketinggian sekitar 4 meter dari permukaan tanah. ’’Kami menggunakan tangga segitiga yang dibantu dengan tenaga petugas,’’ tandasnya.


Umaiyah menambahkan, sarang tawon tersebut sudah diketahui sejak 6 bulan lalu. Saat ukuran sarang masih kecil. Seiring berjalannya waktu, sarang tawon membesar. Warga setempat pun resah. Anak-anak mereka dilarang bermain di sekitar sarang tawon. Bahkan, belakangan ini halaman rumahnya tidak pernah dibersihkan karena takut jadi sasaran sengatan tawon. ’’Saya sudah lama tidak nyapu karena takut disengat,’’ tandasnya.(hin)

Editor : Imron Arlado
#tawon beracun