Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kesetrum Timbangan Elektronik, Kuli Bawang Meregang Nyawa saat Bekerja

Moch. Chariris • Kamis, 25 Juli 2019 | 06:00 WIB
ilustrasi kesetrum
ilustrasi kesetrum

KABUPATEN, Jawa Pos Radar Mojokerto - Kecelakaan kerja terjadi di gudang bawang UD Sumber Dagang, milik Sujiatmi, 40, di Dusun Kenonggo, Desa Watudakon, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.


Kuli bawang, Bayu Yoga Pratama, 21, tewas setelah kesetrum. Sebelumnya, warga Dusun Sombowiro, Desa Wirobiting, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo ini, sempat dilarikan ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Watukenongo. Namun, nyawa korban tak tertolong.


Diduga ia kehabisan darah setelah tersengat aliran listrik. Informasi yang dihimpun menyebutkan, insiden ini terjadi Senin (22/7) sekitar pukul 09.00. Saat itu, korban bersama orang tuanya, Harono dan dua teman kerjanya, Candra dan Arif, sedang menimbang bawang yang akan dimuat ke dalam kendaraan pembeli.


’’Kebetulan, timbangan yang dipakai korban timbangan elektrik,’’ ungkap Kapolsek Pungging, AKP Suwiji, Selasa (23/7). Nahas, di tengah proses menimbang, mendadak korban terjatuh saat memanggul bawang yang dikemas dalam karung plastik. Dia jatuh persis di sampng timbangan elektrik yang dalam posisi teraliri listrik.


Seketika itu membuat korban tersengat aliran listrik. Sontak peristiwa itu membuat panik teman kerja korban. Mereka berusaha menolong korban. Namun, upaya itu gagal. Mereka malah sempat ikut tersengat. Di waktu yang sama, salah satu saksi memutus aliran listrik yang menancap. ’’Saat terputus, kondisi korban sudah tak sadarkan diri,’’ ujarnya.


Menggunakan mobil, korban lantas dilarikan ke Pustu Desa Watukenongo untuk mendapat pertolongan. Namun, upaya menyelamatkan korban tak berhasil. Setelah lantaran tim medis menyatakan detak nadi korban sudah tidak ada. Korban dinyatakan meninggal. Diduga lantaran kehabisan darah.


Sebagai upaya visum luar, korban dibawa ke RSUD Prof. dr. Soekandar Mojosari. Sebagai barang bukti, petugas turut menyita celana, satu unit timbangan dan dua unit stop kontak. ’’Kami juga sedang periksa saksi-saksi untuk pendalaman. Termasuk pemilik gudang,’’ pungkasnya. 



 

Editor : Moch. Chariris