Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mesin ATM BRI di Depan Kantor Samsat Dirusak, Ini Fotonya

Moch. Chariris • Selasa, 17 April 2018 | 04:34 WIB
mesin-atm-bri-di-depan-kantor-samsat-dirusak-ini-fotonya
mesin-atm-bri-di-depan-kantor-samsat-dirusak-ini-fotonya



MOJOKERTO - Teror terhadap fasilitas perbankan kembali terjadi. Kali ini terjadi di Jalan Raya Jayanegara, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, tepatnya di depan kantor Bersama Samsat Mojokerto, Senin malam (16/4).


Layar monitor mesin ATM BRI mengalami pecah kaca hingga mengakibatkan transaksi perbankan lumpuh. Seperti halnya penarikan uang dan sejenisnya. Belum diketahui siapa pelaku dan apa motifnya di belakangnya. Namun, hingga malam ini kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mempelajari rekaman CCTV (closed circuit television).


Kanitreskrim Polsek Puri, Aiptu Sultono, mengatakan, belum mengetahui persis kejadian pengerusakan fasilitas perbankan tersebut. "Yang jelas masih kita selidiki," katanya di lokasi. Menurutnya, sejauh ini pihaknya masih melakukan olah TKP sekaligus pengumpulan bahan keterangan (pulbaket). "Tapi, ada yang bilang, kejadiannya sudah hari Kamis (12/4)," ujarnya.


Kata dia, dari hasil analisa sementara melihat kerusakan yang terjadi di layar monitor mesin ATM, kerusakan diduga dilakukan orang iseng atau melampiaskan kekesalannya saja. "Mungkin ini dilakukan orang yang lagi marah atau kesal. Misalnya, ambil uang ternyata isinya nggak ada," tuturnya.


Dugaan itu muncul lantaran kerusakan yang terjadi bukan pada bagian pengambilan uang, melainkan ada pada bagian layar monitor LCD-nya. "Jadi, kalau orang mau bobol ATM itu sedikit kemungkinan, wong uangnya tidak keluar dari situ," tuturnya.


Kendati demikian, pihaknya tidak mau underestimate atau meremehkan. Sehingga untuk memastikan, butuh proses penyelidikan lebih lanjut. "Yang jelas, masih kami lidik," tambahnya.

Editor : Moch. Chariris
#samsat mojokerto