Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Polisi Tangkap 12 Orang Diduga Pelaku Pembunuhan Buruh Pabrik Baja

Moch. Chariris • Selasa, 24 Oktober 2017 | 20:17 WIB
polisi-tangkap-12-orang-diduga-pelaku-pembunuhan-buruh-pabrik-baja
polisi-tangkap-12-orang-diduga-pelaku-pembunuhan-buruh-pabrik-baja

MOJOKERTO - Satreskrim Polres Mojokerto tak membutuhkan waktu lama untuk membongkar kasus pembunuhan menimpa Suratman, 33, warga Dusun Jedong Wetan, Desa Wotanmas Jedong, Kecamatan Ngoro.


Tidak lebih dari 1x24 jam, korps Bhayangkara ini berhasil menangkap 12 orang diduga terlibat sebagai pelaku pembunuhan terhadap karyawan pabrik baja tersebut.


Sebelumnya, mayat Suratman ditemukan warga mengambang di sungai di Dusun/Desa Sekargadung, Kecamatan Pungging Minggu sore (22/10) dengan mengalami luka menganga di beberapa bagian tubuhnya. Kini, ke-12 pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. ’’Semalam (22/10) ada 12 orang kami amankan,’’ kata Kasatreskrim Polres Mojokerto, AKP Budi Santoso.


Namun, Budi belum membeber identitas ke-12 orang tersangka tersebut. Dia sekadar menegaskan, para tersangka selama mengenal dan tinggal satu desa dengan korban. Mereka diduga kuat terlibat dalam aksi pengeroyokan hingga Suratman meregang nyawa.


Untuk mendalami motifnya, mereka masih diamankan di satreskrim untuk di-BAP (berita acara pemeriksaan). Selain itu, penyidik melakukan pulbaket (pengumpulan barang bukti dan keterangan) terhadap saksi-saksi. ’’Lebih jelasnya dan apa (motif) dan peran masing-masing tersangka kami masih dalami,’’ tambahnya.



Sebagai barang bukti, hasil olah TKP, tiga botol arak turut diamankan. Pun demikian dengan sebuah celurit, balok kayu yang diduga digunakan para tersangka menghabisi korban. Selain itu, empat unit sepeda motor tersangka turut disita sebagai barang bukti. ’’Untuk motifnya, masih kita dalami,’’ tandas Budi. Saat ini polisi masih terus mengembangkan kemungkinan ada keterlibatan pelaku lainnya. ’’Masih kita kembangkan lagi,’’ pungkasnya. 

Editor : Moch. Chariris
#satreskrim polres mojokerto