Memimpin ribuan prajurit TNI di wilayah teritori tidak sekadar memberikan perintah kepada bawahan. Lebih dari itu, dibutuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan jiwa kesatria agar pertahanan dan keamanan di wilayahnya terjamin. Prinsip tersebut yang terus digelorakan Kolonel Inf. Batara Alex Bulo sejak dipercaya menduduki posisi sebagai Komandan Korem 082/Citra Panca Yudha Jaya pada 2024 hingga sekarang.
BAGINYA, TNI hari ini memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas dan pertahanan wilayah. Untuk itu, seorang prajurit TNI sejati wajib memiliki nyali yang kuat serta keberanian penuh dalam mengambil tanggung jawab. Prinsip hidup dan kepemimpinan tersebut bukan sekadar retorika, melainkan dibuktikan langsung lewat prestasi nyata.
Pada 10 Juni 2026 lalu, pria 51 tahun ini berhasil membawa Korem 082/CPYJ meraih prestasi tertinggi se-Indonesia dalam penyelesaian pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), dengan capaian target sempurna 100 persen. ’’Pastinya harus punya nyali dan bertanggung jawab. Kami juga berikan reward dan punishment kepada jajaran di bawah sesuai dengan kapasitasnya,’’ ungkapnya.
Kepemimpinan tegas dan patriotik bapak dua anak ini juga tidak terlepas dari latar belakang keluarganya. Batara Alex Bulo merupakan putra dari Raden Rahmat. Jika ditelusuri dalam garis keturunannya, ia merupakan cucu Raden Saleh dan cicit Raden Darmo. Silsilah tersebut kemudian ditarik hingga Raden Patah dari Kerajaan Demak. Dalam catatan sejarah, Raden Patah merupakan putra Prabu Brawijaya V, penguasa terakhir Majapahit versi tradisi historiografi Jawa. Latar belakang tersebut menjadi bagian dari warisan kultural yang turut memperkuat kecintaan dan penghayatannya terhadap sejarah, tanah air, serta nilai-nilai persatuan.
Tidak hanya mengandalkan keberanian dan kearifan lokal, suami Fully Claudia Restu Safitri ini juga memadukan prinsip manajemen modern dalam mengelola enam wilayah teritorial dengan 747 personel. Ia mengandalkan POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) sebagai pendekatan manajerial. Metode tersebut digunakan untuk memastikan setiap program berjalan secara terukur, sistematis, dan tepat sasaran. ’’Resepnya adalah dengan manajerial yang bagus berdasarkan metode POAC,’’ tambahnya.
Selama memimpin Korem 082/CPYJ, Kolonel Inf. Batara Alex Bulo memiliki cita-cita yang sangat luhur, yakni menjaga kekompakan dan rasa persatuan antarmasyarakat. Khususnya di wilayah Mojokerto yang memiliki sejarah panjang sebagai bagian dari kawasan Majapahit, yang dalam narasi sejarahnya dikenal memiliki gagasan tentang persatuan wilayah Nusantara.
Di tengah dinamika sosial yang berkembang saat ini, Danrem ingin agar masyarakat Jawa senantiasa hidup kompak dan bersatu dalam kerukunan. Untuk mewujudkan hal tersebut, ia sering mengampanyekan pesan moral yang sederhana namun bermakna mendalam, yakni Stop Ngrasani atau berhenti membicarakan keburukan orang lain.
Cara ini, menurutnya, efektif guna merajut harmoni dan memperkuat solidaritas sosial antarwarga. Apalagi Indonesia hari ini menghadapi berbagai potensi ancaman perpecahan, termasuk apa yang disebutnya sebagai proxy war, yakni konflik atau persaingan yang melibatkan pihak ketiga melalui aktor perantara. ’’Sudahlah, stop membicarakan orang lain. Mari berbenah, bekerja sama dan saling menjaga kerukunan agar tercipta kekuatan besar dalam menghalau pihak asing,’’ ucapnya dengan lugas.
Prestasi di bidang ketahanan pangan juga menjadi salah satu capaian penting jajaran Korem 082/CPYJ. Kodim 0812/Lamongan berhasil meraih juara pertama tingkat nasional dalam ketahanan pangan sekaligus mencapai produksi gabah/beras tertinggi. Sementara Kodim 0813/Bojonegoro menempati peringkat ketiga. Capaian tersebut membuat peringkat pertama dan ketiga nasional berada di wilayah jajaran Korem 082/CPYJ.
Selain itu, Kodim 0813/Bojonegoro berhasil menorehkan prestasi dalam program TMMD ke-125 melalui penghargaan kategori Komandan Satgas (Dansatgas) terbaik dan Lomba Karya Jurnalistik (LKJ). Kodim 0814/Jombang turut menerima penghargaan atas kontribusi aktif dalam serap gabah beras yang diserahkan langsung oleh Direktur Utama Bulog, Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya, dalam rangka HUT ke-58 Perum Bulog.
Kodim 0811/Tuban juga sukses menyabet predikat Juara 1 lomba pembinaan teritorial (Binter) tingkat Kodim se-Indonesia. Sementara Kodim 0809/Kediri meraih gelar juara umum pembinaan ketahanan pangan dalam lomba tingkat nasional Kampung Pancasila.
Terbaru, Korem 082/CPYJ kembali mengukir prestasi dalam Turnamen Karate Piala Panglima TNI 2026. Mewakili Kodam V/Brawijaya, Tim Dojo Korem 082/CPYJ berhasil meraih juara umum kategori umum open dalam kejuaraan yang digelar di GOR Ken Arok, Kota Malang, 28–30 September 2026. Prestasi tersebut menjadi capaian terbaru sekaligus mempertegas konsistensi pembinaan personel di bawah kepemimpinan Kolonel Inf. Batara Alex Bulo. (far/fen)
Editor : Fendy HermansyahSumber : Radar Mojokerto