M. Fuad Arisuddin: Integritas adalah Fondasi Terkuat Sebuah Bangunan dan Bisnis

Imron Arlado • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 07:45 WIB

 

M. Fuad Arisuddin, Konsultan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Bangunan Gedung, Pendiri Athariz Building.
M. Fuad Arisuddin, Konsultan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) Bangunan Gedung, Pendiri Athariz Building.

TIDAK semua orang memilih jalan yang mudah dalam berbisnis. Ada yang mengejar keuntungan sebesar-besarnya, ada pula yang memilih membangun kepercayaan, meski membutuhkan waktu yang lebih panjang. Bagi M. Fuad Arisuddin, pilihan itu sudah ditentukan sejak awal: menjadikan integritas sebagai fondasi utama dalam setiap langkah usahanya.

Lebih dari sepuluh tahun berkecimpung di dunia bisnis telah mengajarkan Fuad, keberhasilan bukan hanya soal pertumbuhan perusahaan ataupun besarnya nilai proyek yang dikerjakan. Keberhasilan sejati adalah ketika sebuah pekerjaan dapat dipertanggungjawabkan, memberi manfaat bagi banyak orang, dan meninggalkan kepercayaan yang terus tumbuh dari waktu ke waktu.

Prinsip tersebut kemudian membawanya memasuki dunia konsultansi bangunan gedung. Melalui Athariz Building, Fuad memfokuskan diri pada layanan audit teknis dan pendampingan Sertifikat Laik Fungsi (SLF), khususnya untuk bangunan industri, rumah sakit, pabrik, pergudangan, hingga berbagai bangunan komersial di Jawa Timur.

Baginya, menjadi konsultan bukan sekadar menyelesaikan dokumen atau memenuhi persyaratan administratif. Seorang konsultan memikul tanggung jawab moral. Di balik setiap rekomendasi teknis terdapat keselamatan para pekerja, kenyamanan masyarakat, keberlangsungan operasional sebuah perusahaan, bahkan perlindungan terhadap investasi yang nilainya bisa mencapai miliaran rupiah.

Fuad percaya profesi konsultan harus berdiri di atas independensi. Seorang konsultan tidak boleh mengatakan sebuah bangunan layak apabila kenyataannya belum memenuhi standar.

’’Kejujuran mungkin terasa berat pada awalnya, tetapi justru itulah yang membangun reputasi jangka panjang. Dalam dunia konsultansi, kepercayaan jauh lebih bernilai daripada keuntungan sesaat,’’ ujar dia.

Di tengah pesatnya pembangunan kawasan industri di Indonesia, Fuad melihat peluang besar bagi generasi muda untuk terjun ke dunia konsultansi. Namun ia juga mengingatkan bahwa peluang tersebut harus dibarengi dengan peningkatan kompetensi dan etika profesi.

Baca Juga: Sunrise Hotel Mojokerto Hadirkan Cita Rasa Autentik Korea, Luncurkan Promo Kuliner Malam Kimbab dan Bibimbab

Masa depan industri tidak hanya membutuhkan tenaga ahli yang cerdas, tetapi juga pribadi-pribadi yang berani menjaga integritas ketika dihadapkan pada berbagai kepentingan.

Selama lebih dari lima tahun menjadi konsultan, Fuad terus meyakini bahwa setiap proyek adalah amanah. Tidak ada pekerjaan yang terlalu kecil untuk dikerjakan secara profesional, dan tidak ada proyek yang terlalu besar sehingga boleh mengabaikan standar keselamatan. ’’Filosofi inilah yang menjadi budaya kerja di Athariz Building: mengutamakan kualitas, ketelitian, dan kepatuhan terhadap regulasi,’’ terang dia.

Bagi Fuad, membangun perusahaan berarti membangun kepercayaan. Kepercayaan tidak lahir dari iklan yang menarik ataupun janji yang tinggi, melainkan dari konsistensi dalam bekerja, keberanian berkata benar, serta komitmen untuk selalu memberikan solusi terbaik bagi setiap klien.

Ke depan, ia memiliki visi agar Athariz Building tidak hanya dikenal sebagai perusahaan konsultan SLF, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi dunia industri dalam menciptakan bangunan yang aman, andal, dan berkelanjutan.

Baca Juga: Sunrise Mall Mojokerto Gelar Event Riang Gembira Market, Padukan Keceriaan dan Kebersamaan

Ia berharap semakin banyak pelaku usaha menyadari bahwa investasi terbesar bukan hanya membangun gedung yang megah, melainkan memastikan gedung tersebut benar-benar laik fungsi dan memberikan rasa aman bagi setiap orang yang berada di dalamnya.

Bagi M. Fuad Arisuddin, bisnis bukan semata tentang mencari keuntungan. ’’Bisnis adalah tentang meninggalkan jejak manfaat. Sebab pada akhirnya, bukan seberapa besar perusahaan kita yang akan dikenang, melainkan seberapa besar kepercayaan yang berhasil kita bangun,’’ pungkasnya. (ron/fen)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
jawa pos radar mojokerto award 2026 konsultan SLF pendiri athariz building M. Fuad Arisuddin Athariz Building Group