Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Zidane Fathoni, Owner Zifa Photography, Potensi, Konsistensi, dan Prestasi 

Indah Oceananda • Minggu, 12 Juli 2026 | 02:38 WIB
BUAH KARYA: Owner Zifa Photography Zidane Fathoni menerima penghargaan Jawa Pos Radar Award 2026 yang diserahkan Dandim 082/CPYJ Mojokerto Kolonel Inf Batara Alex Bulo, di Ballroom Sunrise Hotel Mojokerto, Selasa (6/7).
BUAH KARYA: Owner Zifa Photography Zidane Fathoni menerima penghargaan Jawa Pos Radar Award 2026 yang diserahkan Dandim 082/CPYJ Mojokerto Kolonel Inf Batara Alex Bulo, di Ballroom Sunrise Hotel Mojokerto, Selasa (6/7).

”Yang saya percaya, rezeki itu ngikutin proses. Selama kita mau usaha dan nggak berhenti ngembangin diri, hasilnya pasti kelihatan.”

Zidane Fathoni 

MENJADI entrepreneur di usia muda bukan perkara mudah. Butuh waktu, tenaga, dan keberanian untuk memulai. Zidane Fathoni, kreator inspiratif yang bergerak di bidang jasa dokumentasi dan fotografi ini memilih untuk tidak menunggu. Dimulai dari potensi yang dimilikia, kamera, skill, dan konsistensi belajar. 

Ketertarikan Zidane pada dunia fotografi bermula dari rasa ingin tahu dan hobi mengabadikan momen. Dari sana ia lantas memberanikan diri menawarkan jasa dokumentasi kepada orang-orang terdekat. Namun, perjalanan tidak selalu mulus. Tantangan terbesarnya adalah membagi waktu. Jadwal job yang datang sering kali bertabrakan dengan kegiatan utama lainnya. ”Paling struggle itu pas jadwal job bentrok. Jadi, terima job di waktu yang memungkinkan saja,’’ ujar putra pasangan M. Imam Fathoni dan Afrita Kristanti ini. 

Alih-alih menunggu klien datang, Zidane justru berinisiatif untuk aktif. Ia rajin mengunggah hasil karya, proses pemotretan, hingga tips kecil seputar dokumentasi di media sosial dengan nama panggung ”Zifa’’. Baginya, konten bukan hanya portofolio, tapi juga cara memperkenalkan diri.

”Sering-sering ngonten biar lebih dikenal banyak orang. Kalau orang lihat terus karya kita, lama-lama mereka ingat. Jadi, pas ada yang butuh jasa dokumentasi, yang pertama kepikiran ya Zifa,” cerita pemuda kelahiran Mojokerto, 20 Juli 2007 ini.  Strategi ini terbukti efektif. Dari yang awalnya sekadar kenal lingkaran kecil, kini jangkauan klien Zifa semakin luas. Banyak yang menghubungi setelah tertarik melihat hasil sentuhan karyanya di media sosial. 

KREATIF DAN INSPIRATIF: Aktivitas Zidane Fathoni saat mengabadikan momen dalam setiap kegiatan.
KREATIF DAN INSPIRATIF: Aktivitas Zidane Fathoni saat mengabadikan momen dalam setiap kegiatan.

Bagi alumnus SMKN 1 Mojokerto ini, belajar tidak pernah berhenti. Setiap job adalah kelas baru. Ia mengevaluasi hasil jepretan, mencari referensi baru, dan terus mengasah teknik agar hasilnya semakin baik dan berkualitas. Zidane percaya, kualitas adalah kunci agar klien percaya dan mau kembali lagi.

”Saya nggak mau stuck di situ-situ aja. Setiap selesai job selalu dilihat lagi, mana yang bisa diperbaiki. Saya juga belajar dari fotografer lain. Intinya terus upgrade diri,” jelas peraih golden ticket Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) jurusan Manajemen Bisnis ini. 

Sebagai wirausahawan muda, pengurus Remas Al-Fattah Kota Mojokerto ini ingin menunjukkan usia bukan penghalang untuk memulai. Dengan kerja keras dan komitmen, hobi bisa berubah menjadi profesi yang menghasilkan.  Ke depan, Zifa menargetkan untuk memperluas layanan dan berkolaborasi dengan lebih banyak orang. Ia juga ingin membangun brand dokumentasi Zifa yang dikenal karena ciri khas dan pelayanannya. 

”Harapannya sederhana, bisa terus berkarya dan bikin orang puas sama hasil kerja. Buat teman-teman yang mau memulai usaha, jangan takut, mulai dari kecil. Yang penting konsisten dan berani tampil,” tandas warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto ini. 

Menurutnya, konsistensi adalah kunci. Di tengah kesibukan dan keterbatasan waktu, ia memilih untuk tetap berkarya dan menunjukkan jati diri melalui konten kreatif. Walhasil, dari hobi yang ditekuni secara serius, kini ia berdiri sebagai entrepreneur muda yang dipercaya di bidang jasa dokumentasi dan fotografi. ”Yang saya percaya, rezeki itu ngikutin proses. Selama kita mau usaha dan nggak berhenti ngembangin diri, hasilnya pasti kelihatan,” tandasnya. (oce/ris)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#jawa pos radar mojokerto award 2026 #Owner Zifa Photography #zidane fathoni #kreator inspiratif