Menjadi nahkoda sebuah organisasi profesi, dua pilar selalu ditekankan ibu dua anak ini, yakni kompetensi dan dedikasi. Dua faktor tersebut yang diyakini Hariani, Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Mojokerto ini mampu mengimplementasikan pendidikan anak usia dini menjadi berkarakter, bermoral, kreatif, dan mandiri.
DIAMANAHI sebagai Ketua IGTKI sejak 2019 hingga sekarang, tak sedikit asam garam dunia pendidikan dirasakan wanita asal Desa Mojokumpul, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto ini. Perubahan kebijakan dan kurikulum pembelajaran di setiap tahun ajaran baru menjadi hal yang tak dipungkiri, utamanya saat masa pergantian pucuk pimpinan baik pusat hingga daerah.
Meski begitu, Hariani tetap memegang teguh komitmennya untuk terus mendidik dan mengajar. Khususnya di pendidikan anak usia dini setingkat Taman Kanak-kanak (TK) sebagai fondasi krusial dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa. ’’Sebenarnya pergantian kurikulum selama ini hanya namanya saja yang berubah, namun esensinya sama, yakni membentuk karakter anak usia dini,’’ ungkapnya.
Baca Juga: IGTKI-PGRI Kabupaten Mojokerto Gelar HUT Ke-76, Mendidik dengan Hati dan Berdedikasi Tinggi
Di IGTKI sendiri, Hariani bersama jajaran pengurus turut berjuang meningkatkan kompetensi 2.058 guru TK dengan beberapa workshop sebagai program kerja tahunan. Seperti workshop Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), Koding anak (transformasi pembelajaran di era artificial intelegence), integrasi koding dan kecerdasan buatan, bermain sambil bernyanyi, hingga tari kreasi baru.
Hingga termasuk, mengupayakan guru yang sudah sarjana untuk bisa mengikuti PPG (pendidikan profesi guru) sebagai syarat sertifikasi. ’’Ada 1.326 guru TK dari 456 lembaga yang sudah tersertifikasi. Tinggal 666 guru yang kami upayakan untuk segera mengikuti PPG,’’ imbuh istri dari Suyudi ini.
Selain itu, wanita 58 tahun ini juga turut memperjuangkan kesejahteraan para guru TK lewat pemberian insentif tambahan dari pemerintah daerah.
Yang mana, honorarium khusus guru Non ASN telah ditingkatkan Pemkab Mojokerto menjadi Rp 300 ribu per bulan. ’’Kami mengupayakan kesejahteraan guru Non ASN yang belum tersertifikasi mendapat insentif tambahan,’’ pungkasnya. (far/fen)
Profil Diri
- Nama : Hariani, S.Pd
- alamat : Desa Mojokumpul, Kec. Kemlagi
- tanggal lahir : Mojokerto, 19 Desember 1967
- Suami : Suyudi, SH.
- Perjalanan Karir
1. Kepala TK Dharma wanita Tanjungan
2. Kepala TKN PEMBINA Kemlagi
- Riwayat Organisasi:
1. Ketua IGTKI - PGRI Kec. Kemlagi 2009 - 2019
2. Ketua IGTKI - PGRI Kabupaten Mojokerto 2019 sampai sekarang
Editor : Fendy Hermansyah