Dokter Spesialis Kejiwaan RSUD Prof dr Soekandar
HARI Kartini merefleksikan kejiwaan perempuan Indonesia yangtangguh, berani jujur, dan berdaya. Ini adalah momentum psikologis untuk membebaskan diri dari perbudakan ketidakadilan, mengejar pendidikan, dan percaya diri mewujudkan impian. Semangat ini mendorong mental kesehatan positif: mandiri, visioner, dan berani bersuara melawan keterbatasan.
’’Kesehatan jiwa adalah hak asasi manusia, termasuk kesehatan jiwa pada wanita. Data WHO 2023 menunjukkan 1 dari 5 wanita mengalami gangguan mental sepanjang hidupnya, dengan depresi dan kecemasan sebagai gangguan terbanyak. Kesehatan mental wanita menjadi semakin penting di era modern,’’ ujar dokter spesialis kejiwaan RSUD Prof dr Soekandar. dr. Ina Dewi Ardiyani, Sp.KJ.
Banyak faktor berkontribusi pada kesehatan mental wanita. Di antaranya, perubahan hormonal pada fase pubertas, menstruasi, kehamilan, hingga menopause. Peran ganda yang memicu tekanan berlapis. Wanita menjalani peran sebagai pekerja, ibu, pengasuh anak, pengurus rumah, istri, anak, menantu, hingga anggota masyarakat. Peran-peran ini berdampak pada emotional fatigue dan stres kronis.
Faktor budaya seperti patriarki dan norma tertentu yang menempatkan wanita pada posisi inferior. Risiko kekerasan dan pelecehan yang masih sering dialami perempuan. Diskriminasi gender dalam karier, pendidikan, dan salary. Stereotip kecantikan dan tekanan media sosial. Standar body image yang dibentuk sosial dan tersebar tanpa batas membuat wanita sering membandingkan pencapaiannya.
Penting untuk membangun generasi perempuan yang tangguh secara mental melalui peningkatan edukasi, kebijakan yang berpihak pada kesehatan mental, dan solidaritas lingkungan yang empatik. Support system dari keluarga menjadi garda depan dukungan emosional, sementara komunitas wanita dapat menjadi ruang aman untuk berbagi pengalaman.
Pihaknya mengatakan perlu belajar mengenali dan memahami setiap kondisi dalam diri, baik fisik maupun mental. Kita juga manusia biasa yang masih senantiasa belajar dan bertumbuh untuk menjadi lebih baik dengan tetap menjaga kesehatan mental. Jangan pernah ragu mencari bantuan profesional jika memang diperlukan.
’’Untuk Kartini-Kartini hebat di mana pun berada, kita sebagai wanita tentu ingin menjadi kuat dan tangguh. Namun, wanita bukan manusia super. Pahami bahwa setiap manusia memiliki titik lelah. Kita tidak bisa senantiasa kuat. Kita juga perlu peduli dan adil pada diri sendiri. Sayangi diri Anda Kesehatan mental wanita yang baik berarti fondasi keluarga dan bangsa yang kuat,’’ pungkasnya. (bas/fen)
Editor : Fendy Hermansyah