Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Ny. Diva Andi Yudha, Kartini Simbol Keberanian untuk Menggapai Mimpi

Rizal Amrulloh • Selasa, 21 April 2026 | 04:34 WIB
Ny. Diva Andi Yudha, Ketua PYKB Cabang Mojokerto.
Ny. Diva Andi Yudha, Ketua PYKB Cabang Mojokerto.

Ketua PYKB Cabang Mojokerto 

SPIRIT RA Kartini dalam memperjuangkan emansipasi wanita menjadi inspirasi bagi Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari (PYKB) Cabang Mojokerto Ny. Diva Andi Yudha. Di masa kini, dia mengajak kaum perempuan agar memiliki keberanian untuk menggapai mimpi. 

Bagi Ny. Diva, semangat RA Kartini bukan sekadar tentang kain kebaya atau seremoni yang dirayakan setahun sekali. Menurutya, sosok dari pahlawan nasional ini merupakan simbol keberanian bagi perempuan untuk memiliki pilihan. ”Spirit Kartini saat ini adalah emansipasi pikiran. Bukan lagi sekadar kesetaraan gender, melainkan tentang hak perempuan untuk menentukan jalannya sendiri tanpa rasa takut,” tuturnya. 

Menurutnya, spirit tersebut adalah perpaduan antara kecerdasan intelektual dan ketangguhan mental. Dalam jiwa perempuan, semangat ini dapat bertransformasi menjadi kekuatan yang mampu mendobrak berbagai batasan di sekitarnya. 

Karena itu, Ny. Diva mendorong agar kaum hawa tetap meneruskan perjuangan RA Kartini di era modern ini. ”Cara terbaik mewujudkan cita-cita Kartini adalah melalui literasi dan kolaborasi,” papar perempuan kelahiran Kediri, 23 Juli 1985, ini. 

Untuk mewujudkannya, lanjut Ny. Diva, di antaranya dapat dilakukan dengan terus belajar dan menguasai teknologi dan informasi. Selain itu, dia juga mengajak perempuan untuk membangun support system melalui gerakan women supporting women. ”Cita-cita Kartini akan terwujud ketika perempuan menjadi angin bagi sayap perempuan lainnya,” tegas dia. 

Di sisi lain, seorang perempuan juga dituntut agar tetap menjalankan kodratnya secara harfiahnya. Suami dari Kapolres Mojokerto AKBP Andi Yudha Pranata ini mengatakan, pembagian peran sebagai ibu dan perempuan karier tidak hanya tentang pembagian waktu yang seimbang, melainkan lebih tentang kehadiran yang berkualitas bagi keluarga. ”Menjadi ibu yang bekerja adalah bentuk teladan kemandirian bagi anak,” imbuh ibu dua anak ini. 

Ny. Diva menambahkan, menjadi wanita karier dinilai sebagai salah satu bentuk perjuangan yang seyogianya dilakukan oleh Kartini-Kartini masa kini. Dengan harapan agar terwujud kesejahteraan mental maupun kemandirian ekonomi bagi perempuan. 

”Ke depan harapan kita adalah lahirnya generasi di mana gender bukan lagi penghalang prestasi. Kita bermimpi tentang masa depan, di mana setiap perempuan bisa menjadi pemimpin, atlet, seniman, atau ibu rumah tangga dengan kebanggaan yang sama besar,” harap perempuan bernama lengkap Claudia Diva Redu, ini. (ram/ris)

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#Ny. Diva Andi Yudha #Ketua PYKB Cabang Mojokerto #radar mojokerto #hari kartini