Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto
BAGI Widayati, mendapatkan peran di kursi parlemen bukan sekadar menduduki jabatan. Justru, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Mojokerto ini berpendapat, posisi tersebut menjadi simbol keberanian memperjuangkan aspirasi menjadi kebijakan yang berdampak.
Baginya, semangat Kartini masa kini sebagai anggota legislatif bukan soal jabatan. Ini soal keberanian membawa suara rakyat terutama kaum perempuan ke dalam kebijakan nyata. ’’Kita harus melanjutkan perjuangan Raden Ajeng (RA) Kartini dalam bentuk yang lebih strategis dan berdampak,” ujarnya.
Menurutnya, tugas legislator tidak berhenti pada mendengarkan aspirasi di masa reses. Lebih dari itu, anggota dewan harus mampu mengawal dan memperjuangkan aspirasi tersebut sampai terwujud regulasi yang konkret dan berpihak.
”Bukan hanya mendengarkan aspirasi, tapi mampu memperjuangkan dalam bentuk regulasi yang konkret dan berpihak. Di situlah wujud nyata semangat Kartini di lembaga legislatif,” tegasnya.
Dia menambahkan, Kartini masa kini di parlemen dituntut menyusun kebijakan yang membuka ruang lebih luas bagi perempuan untuk berkembang, baik di bidang pendidikan, ekonomi, maupun partisipasi publik.
”Perjuangan Kartini dulu membuka akses. Sekarang tugas kita memastikan akses itu berkualitas dan dirasakan manfaatnya lewat kebijakan,” pungkasnya. (oce/ris)
Editor : Fendy Hermansyah