Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

M. Hazza Rahid Alfayi, Juara 2 Pildarama 2026, Dari Hobi Menyanyi, Ingin Jadi Pendakwah Milenial

Farisma Romawan • Minggu, 12 April 2026 | 07:54 WIB
M. Hazza Rahid Alfayi, Juara 2 Pildarama 2026. (Sofan JPRM)
M. Hazza Rahid Alfayi, Juara 2 Pildarama 2026. (Sofan JPRM)

 

Optimisme tinggi dan latihan intens menjadi modal kuat pelajar kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN)1 Kabupaten Mojokerto ini selama mengikuti ajang Pemilihan Dai Ramadan 2026 yang digagas Jawa Pos Radar Mojokerto Februari-Maret lalu. Meraih titel juara 2, Rahid sapaan akrab M. Hazza Rahid Alfayi berhasrat bakat dakwahnya terus berkembang hingga menjadi sosok dai milenial yang dikagumi masyarakat. 

NAMUN prestasi tersebut tak diraih dengan mudah. Latihan intens harus dijalani ABG 14 tahun ini sejak awal penjurian video hingga grand final Pildarama. Dibimbing langsung oleh guru pendamping Hamidah, pelajar kelas VIII harus berlatih setiap hari tanpa jeda. Pendampingan tidak hanya secara tatap muka, tapi juga secara daring (dalam jaringan).

’’Untuk materi dakwahnya sudah disiapkan oleh bu Hamidah. Kami diminta mengimprovisasi aksen dan intonasi nada sesuai dengan materi dan tema dakwah, yakni Generasi Cerdas Berakhlakul Karimah,’’ ungkapnya. Beruntung, warga Desa Lebaksono, Pungging ini memiliki hobi yang turut mendukung cara berdakwahnya, yakni bernyanyi.

Untuk itu, Rahid tak menyia-nyiakan hobinya itu dengan memasukkan lantunan nada dalam syair islami dalam materi dakwahnya. Apalagi, tak banyak dari peserta lain yang memiliki kelebihan tersebut. Hal ini yang membuat optimisme rahid kian meningkat, khususnya di babak 20 besar hingga grand final di Pendapa Graha Majatama Pemkab Mojokerto, 10 Maret lalu.

’’Karena sejak awal saya punya hobi bernyanyi yang menjadi karakter atau ciri khas saya sendiri. Saya kira semua peserta punya keunggulan masing-masing, tinggal diasah saja,’’ tambahnya. Meski sukses meraih predikat juara 2, Rahid tak ingin berhenti disitu saja. Ia ingin terus mengembangkan bakat bernyanyi dan berdakwahnya hingga menjadi lebih profesional lagi.

Bahkan ia berhasrat ingin menjadi sosok dai milenial dengan ciri khas alunan suara yang indah. Sehingga dapat menyampaikan pesan-pesan religi dan islami yang dapat diterima masyarakat secara luas. ’’Harapannya bisa menjadi dai milenial dengan ciri khas dan gaya saya sendiri,’’ pungkasnya. (far/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#juara pildarama 2026 #dai cilik ramadan #pemilihan dai ramadan