DI Indonesia, terjadi pergeseran signifikan di mana perawatan kulit berubah dari sekadar gaya hidup menjadi kebutuhan primer. Hal ini tercermin dari melesatnya pertumbuhan industri skincare, dengan nilai pasar yang diproyeksikan melonjak dari USD 1.991,8 juta pada 2020 menjadi USD 2,76 miliar pada 2024.
Dorongan utamanya berasal dari kesadaran akan pentingnya kesehatan kulit khususnya di kalangan perempuan yang menganggap kulit awet muda sebagai aset berharga. Sehingga terjadi peningkatan daya beli konsumen. (Ikmila Khoerunnisa et al., 2025; Mulianingsih et al., n.d.) Pendorong kesadaran ini salah satunya adalah kekhawatiran terhadap penuaan dini yang dipicu paparan radikal bebas dari rutinitas harian dan memburuknya tingkat polusi udara (Syafitri & Rahma, 2023).
Namun, upaya masyarakat terutama muslimah Indonesia sebagai kelompok mayoritas dalam merespons kebutuhan tersebut justru terbentur pada krisis kepercayaan terhadap produk skincare. Industri ini dinodai oleh maraknya klaim berlebihan, seperti pemutihan instan yang tidak didukung kadar niacinamide memadai.
Pemanfaatkan limbah delima tidak hanya mengurangi sampah, tetapi juga menjalankan perintah agama. Proses regenerasi kulit dari kandungan delima ini bahkan sejalan dengan konsep khalqan akhar ”penciptaan ulang” yang disebutkan dalam Alquran surah Al-Ankabut ayat 19: ”Dan apakah mereka tidak memperhatikan bagaimana Allah memulai penciptaan (makhluk), kemudian Dia mengulanginya (kembali). Sungguh, yang demikian itu mudah bagi Allah”.
Solusi inovatif yang dimunculkan yakni hydrogel anti-aging patch yang dilengkapi dengan rejuve serum berbahan aktif ekstrak kulit dan biji delima. Kulit, dan biji buah delima mengandung polifenol, seperti punicalagin dan ellagitannin yang berfungsi sebagai antioksidan kuat dengan aktivitas antiinflamasi, antivirus, dan antiproliferatif (Rahman et al., 2020; Muflihunna et al., 2014; Siahaan et al., n.d.; Jannatul Laili, 2025).
Produk perawatan kulit inovatif 2-in-1 yang mengintegrasikan hydrogel patch sebagai masker pelembab dengan rejuve serum yang berfungsi ganda sebagai pelumas aktif (active carrier) dan booster nutrisi. Pemilihan bentuk hydrogel patch bertujuan untuk memberikan solusi yang praktis, cukup ditempel selama beraktivitas, tanpa perlu dibilas. Sementara itu, rejuve serum berfungsi sebagai pelindung ganda (double protection) yang bekerja sinergis dengan patch untuk memaksimalkan efek regenerasi kulit.
*) Siswa kelas 9 SMP UBQ Nurul Islam di bawah bimbingan Fitria Ayu Lestari, S,Pd, dan Putri Aulia Enan Dina, S.Pd.
Editor : Fendy Hermansyah