Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kepala SMPI Al-Akbar Bangsal Mohamad Solikin, SPd, Gr, Manfaatkan Teknologi secara Bijak, Kuatkan Kebiasaan Baik Siswa

Farisma Romawan • Minggu, 4 Januari 2026 | 04:05 WIB

Mohamad Solikin, Kepala SMPI Al-Akbar, Bangsal Mojokerto
Mohamad Solikin, Kepala SMPI Al-Akbar, Bangsal Mojokerto
Konsisten menghadirkan pembelajaran yang bermakna, humanis, dan relevan dengan perkembangan zaman bagi setiap siswa menjadi harapan besar pria 35 tahun ini dalam mengajar. Seabrek penghargaan yang ia dapatkan turut menjadi penyemangat Mohamad Solikin untuk terus berinovasi dengan tulus dalam menciptakan kedekatan dengan siswa.

TERMASUK ketika ia dinobatkan sebagai juara 3 Guru Favorit Jawa Pos Radar Mojokerto tahun 2025 November lalu, kepala sekolah SMP Islam Al-Akbar Bangsal ini justru semakin termotivasi dalam mengembangkan inovasi pembelajaran yang sudah ia telurkan sejak tahun 2023 lalu.

Yakni metode pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi secara bijak yang berpusat pada penguatan karakter dan kebiasaan baik murid. Di mana, pembelajarannya berbasis refleksi dan pembiasaan karakter melalui sistem pemantauan dalam jarinan yang melibatkan guru, murid, dan orang tua.

Selain itu, bapak dua anak ini juga akan mengembangkan pembelajaran berbasis proyek nyata. Yang mana, literasi yang didapatkan dalam sekolah dalam diterapkan dalam konteks kehidupan sehari-hari. ’’Dengan begitu, siswa tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga siap menjadi pribadi yang mandiri, peduli, dan berdaya saing,’’ ungkap Solikin. 

Di SMPI Al Akbar sendiri, warga Pandaan Pasuruan ini telah menerapkan metode pembelajaran melalui program Penguatan Sinergi Kemitraan Belajar (Si Kembar). Inovasi tersebut ditujukan untuk memperkuat iklim belajar siswa di sekolah dan di rumah.

Yakni dengan menjalin kemitraan bersama orang tua dalam proses pengawasan dan pembelajaran yang lebih mendalam. Dari Si Kembar, suami dari Diah Fatma ini meyakini ada dua hal positif terjadi. Pertama, orang tua akan merasa terlibat dan senang melihat perkembangan serta kedalaman pembelajaran anak mereka.

Kedua, mereka akan termotivasi untuk ikut berkontribusi dalam menambah pengalaman belajar buah hatinya. ’’Dari dua hal tersebut, maka akan terbentuk lingkungan belajar yang positif dalam mendukung pembelajaran bagi setiap siswa,’’ imbuhnya.

Untuk mendukung efektivitas program, Solikin menerapkan sistem poin sebagai monitoring perilaku dan kedisiplinan murid. Dari poin tersebut, guru dapat mencatat semua perilaku baik dan pelanggaran yang dilakukan murid. ’’Orang tua dan murid sendiri juga bisa memantau poin secara transparan melalui akun masing-masing,’’ pungkasnya. (far/fen)

 

Editor : Fendy Hermansyah
#guru favorit #kepala sekolah mojokerto #jawa pos radar mojokerto #Figur Kepala Sekolah