’’Hari Ibu menjadi waktu untuk menghargai diri sendiri atas proses dan pembelajaran yang telah dilalui,’’ ungkapnya.
Menurut dr. Nurcahyati, perempuan masa kini tidak dituntut untuk selalu sempurna, melainkan terus bertumbuh dengan ketangguhan dan empati. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental serta keberanian meminta dukungan. ’’Kekuatan seorang ibu tidak hanya terletak pada pengorbanan, tetapi pada kebijaksanaan dalam mengambil keputusan,’’ tegasnya.
Menjalani peran ganda sebagai ibu dan tenaga medis, ia berupaya tetap profesional dengan menghadirkan keseimbangan antara rumah dan tempat kerja. Ia pun mengajak perempuan untuk terus berdaya dan saling mendukung. ’’Selamat Hari Ibu, semoga kita semua diberikan kekuatan, kesabaran, dan kebahagiaan dalam menjalani peran kehidupan,’’ pungkasnya. (ori/fen)
Editor : Fendy Hermansyah