Di momen Hari Ibu, ia mengajak semua elemen masyarakat memberikan apresiasi luar biasa kepada para perempuan. Tak berhenti menengadahkan doa sampai menghadirkan ”bunga kasih sayang” bagi pahlawan keluarga. ”Tiada kata yang patut kami sampaikan selain memanjatkan doa bagi semua perempuan yang telah berjuang membesarkan putra-putrinya,” terang ibu tiga anak ini.
Ada peran besar yang dipertaruhkan seorang ibu ketika menjadi ”sekolah” bagi buah hati mereka. Yakni, tak pernah berhenti mengajarkan ilmu kehidupan. Tata krama, akhlak, karakter, kepribadian, hingga nilai-nilai sosial dan keagamaan.
Sebab, seberat dan sekeras apa pun rintangan, naluri ibu selalu berharap kelak anak-anaknya menjadi manusia bermanfaat. ”Dan hingga kini, ajaran itu terpatri dalam hati kami,” imbuh politisi PDIP Perjuangan ini.
Ery merasakan langsung betapa mulianya dedikasi seorang ibu. Yakni, saat dirinya memegang mandat dan peran ganda. Sebagai ibu sekaligus pemimpin lembaga legislatif. Maka, nilai yang ia tanamkan kepada anak-anaknya juga adalah prinsip kejujuran.
Demikian itu ketika mengemban tugas sebagai wakil rakyat. Menjalankan amanah sekaligus memperjuangkan harapan-harapan masyarakat agar terwujud. ”Dari pelajaran itulah tercipta nilai-nilai kemandirian dan perjuangan menuju kemaslahatan bersama. Baik dalam lingkungan keluarga maupun di kelembagaan,” imbuh Ery. (adi/ris)
Editor : Fendy Hermansyah