Hal inilah yang dialami drg. Tartilah Nur Amani, sebagai Kepala Puskesmas Ngoro. Menurutnya, perempuan harus mampu mandiri, memiliki kemampuan, dan menghasilkan karya. ”Kita sebagai perempuan harus menjadi diri kita sendiri, harus punya kemampuan dan karya. Saya adalah ASN sebagai dokter gigi, dan alhamdulillah sekarang saya diberikan kepercayaan oleh pimpinan untuk memimpin Puskesmas Ngoro,” terangnya.
Ia mengaku tidak mengalami kesulitan berarti dalam membagi waktu antara pekerjaan dan mengurus rumah tangga. Berbekal nasihat dari sang ibu untuk mengurus pekerjaan rumah secara mandiri, Ninin, begitu dia karib disapa, memiliki prinsip kuat: intinya adalah bisa mengatur pekerjaan (job setting) dan membagi waktu antara tugas di puskesmas dan keluarga.
”Alhamdulillah, anak dan suami saya tidak protes. Justru saya ingin memperlihatkan bahwa perempuan harus berdaya guna dan berkontribusi dalam pembangunan, baik untuk bangsa, negara maupun keluarga,” pungkasnya. (bas/ris)
Editor : Fendy Hermansyah