Pertanian merupakan salah satu faktor utama dalam pembangunan. Di sektor kemandirian pangan, pertanian juga menjadi jantung perekonomian. Karenanya, anggota DPRD Kabupaten Mojokerto dari Fraksi PDI Perjuangan ini sangat konsen di bidang tersebut. Akhmad Anwar terbilang getol meningkatkan program pertanian berkelanjutan, khususnya di wilayah Kutorejo dan sekitarnya.
LEGISLATOR asal Kutorejo ini terbilang aktif di bidang program pertanian. Maklum, sejak kecil Anwar sudah dikenalkan dan konsen di sektor tersebut. Anwar sangat menjunjung tinggi nilai-nilai edukasi pertanian serta pemberdayaan masyarakat. ’’Mulai dari cara pembibitan hingga penanaman, kami sampaikan kepada masyarakat,’’ katanya.
Menurut Anwar, pertanian merupakan salah satu faktor penting dalam sendi kehidupan. Jika di dalam satu daerah tidak ada orang yang konsen dalam pertanian atau bercocok tanam, maka keseimbangan dalam kehidupan pasti terganggu alias tidak balance. ’’Petani merupakan salah satu faktor penyeimbang dalam rantai kehidupan,’’ tandas politisi kelahiran Mojokerto, 11 Juli 1968 ini.
Dia menjelaskan, kenapa warga harus bahu-membahu dalam berinovasi di pertanian. Sebab, setiap tahun, dunia pertanian lebih bervariatif. Banyak hal baru yang bisa dipelajari dan di-upgrade ilmunya. ’’Salah satu contohnya, saat ini kita menemukan bibit padi yang bagus dan lebih cepat panen. Pembuatan kompos lebih ramah dan sehat, serta pemanfaatan limbah sampah menjadi maggot,’’ terang Anwar.
Dia mengaku akan terus komitmen dan mendukung kinerja pemerintah daerah (pemda) serta produk peraturan daerah (perda) yang berpihak pada masyarakat Kabupaten Mojokerto. Sehingga, dirinya akan terus mendengarkan suara aspirasi warga yang ada di dapilnya. Mulai dari keluhan dan keinginan para petani. ’’Intinya, apa pun yang kami lakukan ini untuk meningkatkan kesejahteraan warga Kabupaten Mojokerto, khususnya para petani,’’ ungkap wakil rakyat yang tergabung dalam Komisi I DPRD Kabupaten Mojokerto tersebut.
Dengan demikian, sebagai penjembatan suara petani, hal itu tidak akan berjalan dengan baik jika tidak ada kerja sama dan koordinasi yang baik pula. ’’Kami berharap para petani ke depan bisa lebih inovasi, bisa memberikan hasil panen yang sehat, serta panen berlimpah,’’ pungkas Anwar. (dik/ris)
Editor : Hendra Junaedi