Program peningkatan ekonomi keluarga terus digencarkan Pemerintah Desa Batankrajan, Kecamatan Gedeg. Terbaru, puluhan ibu-ibu anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dilatih membuat kerajinan hantaran.
KEPALA Desa Batankrajan Antony Wijohari mengatakan, pelatihan digelar di pendapa balai desa pada Rabu (1/10). Sekitar 40 ibu rumah tangga mengikuti kegiatan yang dipandu praktisi sebagai narasumber. Selain diberi pengetahuan tentang peluang bisnis jasa hantaran, peserta juga langsung diajari proses pembuatan kerajinan untuk acara pernikahan dan sejenisnya tersebut. ’’Ini kegiatan PKK dan langsung mengundang narasumber yang ahli, peserta langsung praktik membuat seserahan atau hantaran itu,’’ jelasnya, kemarin (2/10).
Kerajinan hantaran menjadi pilihan tema dalam pelatihan ekonomi kreatif tahun ini. Pasalnya, bidang jasa tersebut belakangan sedang ramai dan cukup mudah untuk dikerjakan. ’’Saya tanya narasumber katanya banyak jasa kayak gitu, ada yang menyewakan tempat saja, ada yang memang membuat,’’ imbuhnya.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para penggerak PKK memiliki opsi bisnis sampingan yang dapat meningkatkan ekonomi keluarga. Mereka bisa membuatnya sendiri di rumah dan memasarkan produk agar laku. ’’Jadi ini untuk pemberdayaan perempuan dan dalam rangka peningkatan perekonomian keluarga,’’ tutur Antony.
Menurutnya, kegiatan pelatihan oleh PPK digelar setiap tahun. Sebelumnya, ibu-ibu juga pernah dilatih membuat berbagai bentuk kerajinan tangan bernilai ekonomis. Hal ini sekaligus sebagai bentuk fasilitas yang diberikan pemerintah desa kepada warganya sebagai upaya pemberdayaan. ’’Insya Allah setiap tahun ada, karena setiap musrenbang kami fasilitasi ingin membuat kegiatan pelatihan apa,’’ tandasnya. (adi/fen)
Editor : Hendra Junaedi