ANGGOTA DPRD Kota Mojokerto Enny Rahmawati menuturkan, keberadaan perempuan di lembaga legislatif menjadi salah satu wujud dari cita-cita Kartini. Berkat kesetaraan, kaum hawa kini bisa berperan dalam menentukan arah kebijakan. ’’Jadi, Kartini tidak hanya sebatas memperjuangkan emansipasi, tetapi derajat wanita juga terangkat dimulai dari Kartini,’’ ungkapnya.
Sehingga, lanjut Enny, kaum perempuan hingga saat ini bisa mendapatkan hak yang sama dalam menempuh pendidikan. Dan, kesempatan yang sama juga terbuka untuk masuk ke dunia politik.
Meski masih terbilang minoritas, Enny dan tiga anggota dewan perempuan lainnya di DPRD Kota Mojokerto berikhtiar untuk menjalankan amanah rakyat.
Tak hanya hadir sebagai pembeda, namun para legislator perempuan ini berkomitmen untuk menjalankan tugas dan wewenang sebagai dewan.
’’Insya Allah kami akan berkiprah semaksimal mungkin dengan kapasitas masing-masing,’’ tandas Ketua Komisi I DPRD Kota Mojokerto ini.
Dalam momen peringatan Hari Kartini, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berharap akan semakin banyak perempuan-perempuan di Kota Mojokerto yang terjun ke politik.
Karena bagi Enny, keputusan untuk masuk ke kancah politik merupakan pilihan yang mulia. ’’Karena di dalam politik semuanya bisa diterapkan. Mulai dari pendidikan, wawasan, relasi, hingga keteguhan hati. Apalagi saat ini banyak perempuan muda-muda yang potensial,’’ ulas dia.
Di sisi lain, perempuan juga menjadi sosok yang istimewa sebagaimana dengan kodratnya. Sehingga, apapun karir yang dijalani, wanita harus tetap menjadi seorang ibu di tengah-tengah keluarga.
’’Jadi, rumah adalah tempat utama bagi seorang ibu untuk memberi kasih sayang kepada keluarga dan anak-anak yang nanti menjadi embrio generasi penerus,’’ pungkas Enny. (ram/fen)
Editor : Hendra Junaedi