Febtrian Chinthia Dewi, ibunda Khadijah mengatakan, bakat anaknya itu sudah terlihat sejak masuk PAUD. Murid SDN Kranggan 1 itu punya minat dan potensi di dunia tari maupun modelling. Meski baru duduk di bangku kelas 1 SD, Khadijah punya segudang prestasi.
’’Kurang lebih ada 50 piala yang didapat dari berbagai lomba tari dan modelling. Tapi lebih banyak tarinya daripada modelling,’’ kata warga Perumahan Jampirogo Recident, Kecamatan Sooko ini.
Sebagai sang ibu, Febtrian paham betul kemauan buah hatinya dalam menekuni bakatnya itu. Selama setahun terakhir ini, dia tak pernah absen mendukung serta antarjemput Khadijah di berbagai perlombaan. ’’Anaknya memang suka sekali ikut lomba menari, dia minta atas kemauan sendiri,’’ paparnya.
Prestasi membanggakan terbaru diraih Khadijah, Juara 1 Tari Kreasi Nusantara Kategori Tunggal. Khadijah juga sempat meraih Juara Favorit 2 tingkat Nasional Kategori Tari Berkelompok.
’’Kalau yang tingkat provinsi ini, kelompok lawannya malah usia SMP. Namun, Alhamdulillah masih Khadijah masih berhasil meraih juara favorit,’’ ulas Febtrian.
Dia juga mendukung kemauan sang anak agar terus berprestasi sesuai potensi yang dimiliki. Salah satunya dengan mendukung Khadijah rajin berlatih tari di Sanggar Sangra Laksita.
Febtrian mengaku, kemampuan menari hingga modelling Khadijah juga kian terasah berkat motivasi dari pelatihnya, Elita Dimawan.
’’Saya sejauh ini masih belum mau memaksa Khadijah agar konsisten di salah satu bakatanya, biarkan dia yang memilih sendiri sesuai kesukaan dan kemampuannya,’’ pungkasnya. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah