Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Camat Prajuritkulon Kota Mojokerto Riaji Geliatkan Ekonomi lewat Event Tradisi dan Budaya

Farisma Romawan • Jumat, 22 September 2023 | 13:47 WIB

Camat Prajuritkulon Kota Mojokerto Riaji, SH.
Camat Prajuritkulon Kota Mojokerto Riaji, SH.
Teguh terhadap nilai-nilai tradisi leluhur tak menyurutkan Kecamatan Prajurit Kulon Kota Mojokerto dalam meningkatkan kesejahteraan warganya.

Beragam kegiatan yang bersifat keagaamaan, kebudayaan hingga kesenian justru disemarakkan setiap tahunnya.

Tujuannya, tak lain untuk membangun kembali geliat ekonomi warga di enam kelurahan ini agar semakin berdaya.

KHUSUSNYA pasca pandemi Covid-19 yang sempat memporakporandakan ekonomi warga yang sebagian besar pelaku industri kecil menengah (IKM) dan usaha kecil menengah (UKM) itu.

Dengan menggelar kegiatan yang mengundang massa dalam jumlah besar, diharapkan perputaran uang di kecamatan yang akrab disebut pralon ini semakin tumbuh.

Dan untuk merealisasikan itu, pihak kecamatan yang dikomandani Camat Riaji mengoordinir seluruh kelurahan agar menyemarakkan setiap ajang kebudayaan dan keagamaan.

Seperti nyadran, ruwat desa atau kelurahan, haul tokoh adat, salawat dalam rangka maulid nabi Muhammad SAW hingga ajang kesenian lainnya.

’’Meskipun di wilayah kota, masyarakat Prajurit Kulon ini masih memegang erat adat, tradisi, dan religi. Maka dari itu, perlu diakomodir dalam bentuk yang sesuai jamannya. Sehingga tradisi juga membawa nilai manfaat ekonomi bagi warga,’’ ujar Riaji.

Nah, agar bisa mengundang wisatawan dari luar daerah untuk datang, kecamatan turun langsung mengonsep ajang tradisi dan religi sesuai era kekinian.

Dia lantas mencontohkan ajang Nyadran di lingkungan Kemasan, Kelurahan Blooto, 9 Maret lalu yang dikonsep ala festival.

Termasuk juga Ruwat Kelurahan Prajurit Kulon yang menggunakan sepatu produk warga sekitar sebagai gunungan yang bisa diperebutkan oleh wisatawan.

Konsep festival atau bazar seperti ini yang bisa diikuti kelurahan lain.

Seperti Pulorejo, Mentikan, dan Kauman dan Surodinawan yang kerap menggelar acara keagamaan.

Dengan memanfaatkan ruang publik yang luas, diharapkan masyarakat luar bisa datang dan menikmati produk UKM/IKM yang disajikan.

Sehingga perputaran ekonomi warga Pralon bisa bangkit kembali.

’’Salawatan dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW Sabtu (23/9) besok juga akan kami gelar di halaman kantor yang dekat jalan Raya Surodinawan,’’ imbuhnya.

Tidak hanya itu, untuk lebih mengefektifkannya, mantan Lurah Surodinawan ini juga menggandeng organisasi kepemudaan yang kreatif dan enerjik, seperti GP Ansor hingga Karang Taruna.

Tujuannya, tak lain untuk memberikan sumbangsih ide dan gagasan agar kemasan kegiatan menarik dan membawa nilai-nilai positif bagi masyarakat dan pengunjung yang datang.

’’Anak-anak muda seperti Karang Taruna, GP Ansor, hingga remaja masjid juga kami libatkan agar acara yang digagas tidak sekadar rutinitas, tapi juga membawa nilai manfaat,’’ pungkasnya. (far/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#kota #prajuritkulon #mojokerto #camat #kecamatan