Guru SD Taruna Nusa Harapan (TNH) 1 Kota Mojokerto ini mengaku, saat masuk ruang kelas, ia kerap ditakuti siswa. Namun, melalui pendekatan dan memberikan motivasi, membuat siswa menjadi tak alergi dengan pelajaran Matematika. ”Saya ajak guyon dan cerita-cerita untuk memecahkan soal. Mereka juga berangsur-berangsur suka Matematika,” ujarnya.
Tak hanya dengan cara menyenangkan dalam menyampaikan materi. Ia juga memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sarana pembelajaran. Seperti materi lingkaran, peserta didik diajak belajar di luar kelas untuk mengidentifikasi benda-benda atau gambar yang berbentuk lingkaran. ”Dengan cara seperti ini, anak-anak jadi lebih senang belajar Matematika,” imbuh Zainal.
Guru yang pernah meraih prestasi 10 besar dalam lomba pembuatan alat peraga Matematika tingkat Provinsi Jawa Timur ini, juga kerap didapuk sebagai Pembina Olimpiade Matematika tingkat SD Kota Mojokerto. ”Keinginan dan komitmen saya sebagai seorang guru sederhana. Saya berkeinginan menjadikan pelajaran Matematika itu sebagai pelajaran yang menyenangkan dan disukai oleh siswa,” pungkasnya. (oce/ron)
Editor : Fendy Hermansyah