Ketua Pokdarwis Desa Ketapanrame Karno Adi Sucipto mengatakan, setelah memanfaatkan potensi alam, pihaknya mengajak masyarakat terlibat dalam mengembangkan Desa Ketapanrame sebagai desa wisata. Sehingga, di tahun 2016 lalu, dibentuklah Pokdarwis Rakasiwi. ’’Itu akronim dari penggerak destinasi wisata. Peranan kami, menggandeng masyarakat untuk aktif dalam keterlibatan mereka mengembangkan sektor pariwisata Desa Ketapanrame,’’ ujarnya.
Pria akrab disapa Karno ini menyebutkan, dengan total 50 anggota Rakasiwi, wisata edukasi Sumber Gempong mulai dirintis. Mulai dari fasilitas, tata kelola, hingga sektor perdagangan di tempat wisata tersebut. ’’Karena wisata Sumber Gempong ini punya potensi yang tinggi. Kami lalu berupaya mengajak semua warga sekitar untuk mulai memanfaatkan peluang tersebut sebagai pendongkrak ekonomi,’’ papar pria 47 tahun tersebut.
Yakni dengan pembinaan masyarakat sekitar untuk lebih mengenal desa mereka sendiri. Sehingga, semua warga bisa memiliki rasa bangga dan kepemilikan terhadap Desa Ketapanrame. Yang mana kaya akan sumber daya alamnya maupun menjadi jujukan wisata.
Setelah rasa kepemilikan sebagai warga asli terbentuk, nantinya mereka otomatis akan memiliki jiwa sales person. ’’Dengan munculnya jiwa sales person ini, akan menarik pengunjung atau wisatawan dari luar untuk mampir ke Desa Ketapanrame,’’ pungkasnya. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah