Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

AKBP Wiwit Adisatria: Perilaku Berkendara Cermin Kepribadian Bangsa

Fendy Hermansyah • Senin, 19 September 2022 | 11:45 WIB
Kapolres Mojokerto Kota AKBP Wiwit Adisatria. (dok Jawa Pos Radar Mojokerto)
Kapolres Mojokerto Kota AKBP Wiwit Adisatria. (dok Jawa Pos Radar Mojokerto)
Kapolres Mojokerto Kota

KETERTIBAN berkendara sudah selayaknya menjadi kebutuhan masyarakat. Melalui peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-67, Kapolres Mojokerto Kota AKBP Wiwit Adisatria mengajak pengguna jalan untuk lebih patuh berlalu lintas. ”Karena perilaku berkendara adalah cermin kepribadian bangsa,” ujarnya.

Mengusung tema Polantas yang Presisi Pulih dan Bangkit Bersama Menuju Indonesia Maju, peringatan Hari Lalu Lintas 2022 menjadi momentum bagi Polri bertransformasi ke era baru. Pulihnya kondisi ekonomi pasca pandemi Covid-19 yang ditandai dengan tingginya mobilitas warga direspons kepolisian dengan cara baru.

Misalnya, penggunaan teknologi seperti tilang elektronik INCAR dan Etle yang mulai dimaksimalkan. Hal itu sekaligus menggurangi penindakan secara manual. ”Penggunaan teknologi informasi dalam pelaksanaan lalu lintas dapat menjadi modal kepolisian lalu lintas menghadapi era new normal,” jelas Wiwit.

Kehadiran berbagai teknologi di tengah geliat mobilitas masyarakat diharapkan mampu membuat perilaku berkendara lebih tertib. Harapannya, meskipun tidak ada petugas kepolisian yang berjaga di jalan, masyarakat tetap patuh dengan aturan lalu lintas. Cara ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa ketertiban berlalu lintas adalah kebutuhan.

Wiwit menyatakan, perilaku berlalu lintas sejatinya menunjukkan kepribadian orang tersebut. Jika seorang pengguna jalan kerap melanggar aturan, bisa jadi sifat dan perilakunya sehari-hari seperti itu. Demikian pula dengan sebaliknya. ”Nilai-nilai dari ketertiban berlalu lintas itu adalah menunjukkan kepribadian dari bangsa. Harapan kita masyarakat kembali normal dan pulih tetap diiringi dengan perilaku berkendara yang lebih baik lagi,” papar alumnus Akpol 2003 ini.

Di samping upaya beradaptasi dengan situasi terkini, Wiwit juga mengajak lima pilar untuk berkolaborasi dalam upaya mencegah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Jajaran itu meliputi bappeda, dinas pekerjaan umum selaku pengelola jalan, dinas perhubungan selaku pengelola kendaraan, kepolisian selaku penanggungjawab pengguna jalan, serta dinas kesehatan yang bergerak di bidang penanganan korban kecelakaan. ”Manajemen lima pilar ini penting dalam sistem penanganan dan pencegahan laka lantas,” tandasnya. (adi/ron)
Editor : Fendy Hermansyah
#Kapolres Mojokerto Kota #figur