Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Sosok Inspiratif Mojokerto: M. Syaiful Raharjo Dirikan Sekolah Judo

Fendy Hermansyah • Selasa, 16 Agustus 2022 | 19:02 WIB
ATLET NASIONAL: Mochamad Syaiful Raharjo yang tak lupa dengan asal muasalnya sebagai atlet Mojokerto.
ATLET NASIONAL: Mochamad Syaiful Raharjo yang tak lupa dengan asal muasalnya sebagai atlet Mojokerto.
SEBAGAI atlet profesional, rendah hati menjadi sikap yang harus diprioritaskan agar tetap menjadi panutan. Termasuk bagi Mochamad Syaiful Raharjo yang tak lupa dengan asal muasalnya sebagai atlet Mojokerto. Meski telah menjadi pejudo profesional dan pegawai di Kementerian Pemuda dan Olahraga di ibukota, Syaiful lebih memilih pulang kampung dan mengembangkan judo di Kota Onde-Onde.

Dengan mendirikan sekolah khusus judo bagi anak usia dini dan remaja yang bertajuk Raharjo Judo Club (RJC). Sekolah ini ia tujukan untuk menghapus stigma sikap apatis di kalangan atlet nasional, khususnya pejudo. Dedikasi ini sekaligus sebagai bentuk pengabdian sosialnya kepada masyarakat Kota Onde-Onde.

Ya, perjuangan Syaiful untuk bisa menjadi atlet nasional memang tidak mudah. Butuh pengorbanan besar untuk bisa menjadi pejudo dengan seabrek prestasi di tingkat nasional hingga internasional. Mulai dari level PON, Sea Games, Asian Games, hingga kejuaraan dunia Grand Prix. Bahkan, Syaiful sempat vakum dua tahun dari judo untuk bisa menyambung hidup dengan bekerja di ibukota, Jakarta.

Akan tetapi, perantauannya ke Jakarta justru membawanya menjadi atlet nasional. ’’Saya dulu spesialis juara tiga di level daerah. Terus saya vakum karena menjadi karyawan kasar di Jakarta. Tapi di situ saya malah ketemu dengan pelatih nasional sampai menjadi atlet pelatnas,’’ terangnya. Nah, perjuangan itulah yang ingin ia tularkan kepada anak didiknya. Bahwa tekad kuat harus selalu ditekankan kepada setiap atlet meski dalam situasi sulit.

Dengan kegigihan berlatih, maka kesuksesan dan prestasi akan bisa diraih. Dan hal itu yang sudah ia buktikan saat mengawal 6 anak asuhnya tampil di Porprov 2022 lalu. Sekeping emas, dua perak, dan satu perunggu mampu diraih dalam waktu persiapan kurang dari setahun.

Dengan prestasi itu, pria kelahiran 29 Maret 1987 ini ingin membuktikan kepada rekan sejawatnya bahwa ilmu tidak boleh disimpan alias apatis. Namun harus ditularkan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan daerah. Hal ini sekaligus agar judo bisa terus berkembang dan tidak ditinggalkan.

’’Kami tidak ingin ada atlet yang sudah sukses dengan prestasi dan bonus yang melimpah justru apatis dan lupa dengan kewajibannya dalam menularkan ilmu secara luas. Karena kami sendiri juga sempat merasakan bagaimana beratnya dikecewakan atlet lain. Kami ingin semua atlet saling membantu,’’ pungkasnya. (far/ron)

Editor : Fendy Hermansyah
#kabupaten mojokerto #Majapahit #Sekolah Soekarno Kecil #Mochamad Syaiful Raharjo #kota onde-onde #citayam fashion week #Mojopahit #citayam #trawas #pacet #sekolah ongko loro #masa kecil soekarno #Soekarno di Mojokerto #wisata mojokerto #Kota Mojokerto #mojokerto #sosok inspiratif mojokerto #trowulan #onde-onde