Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kepala MI Nurul Huda 2 Ainur Rofiq, S.Pd, Kolaborasikan Dua Kurikulum

Fendy Hermansyah • Jumat, 8 Juli 2022 | 11:30 WIB
Kepala MI Nurul Huda 2 Ainur Rofiq, S.Pd.
Kepala MI Nurul Huda 2 Ainur Rofiq, S.Pd.
ERA globalisasi menuntut lembaga pendidikan mencetak generasi melek IPTEK. Namun, kemajuan di bidang IPTEK, harus diimbangi dengan pembangunan karakter akhlakul karimah.

Sejalan dengan visi itu, MI Nurul Huda 2 Kota Mojokerto mengusung pembelajaran berbasis dua kurikulum. Yakni, kurikulum yang ditetapkan Kemendikbud dan Kemenag lalu dikolaborasikan dengan kurikulum khas MI Nurul Huda 2. ’’Dalam strukturnya, penerapan kurikulum ini memiliki penambahan dari segi kuantitatif maupun kualitatif. Khususnya dalam bidang keagamaan, sains, dan teknologi,” ujar Kepala MI Nurul Huda 2 Ainur Rofiq, S.Pd.

Pria akrab disapa Rofiq ini mengatakan penerapan kurikulum kolaborasi ini, lanjut dia, untuk menunjang perwujudan generasi Islam yang memiliki kemantapan akidah al-islamiyah, berakhlakul karimah, serta memiliki keteguhan menjalankan syariat Islam. Sekaligus mencetak generasi Islam Qurani yang cerdas dalam penguasaan IPTEK, tangguh dan mandiri.

’’Ini untuk persiapan mencetak generasi siswa dalam menghadapi globalisasi dan era industri 4.0 menuju 5.0. Maka, ada beragam upaya yang kami terapkan saat proses pembelajaran,’’ jelasnya.

Rofiq menjelaskan, upaya tersebut dituangkan dalam program misalnya, Progressive Class dan Target. Program ini penggabungan dua program unggulan, yakni Tahfidz dan Bilingual. Diharapkan, program ini melatih siswa memiliki kemampuan kompleks dalam pemahaman Alquran sekaligus mahir berbahasa Inggris. ’’Jadi, setiap naik kelas siswa bakal ditarget menyetorkan hafalan. Per semester, target hafalannya beda-beda. Mulai dari surah-surah pendek hingga Alquran,’’ jelasnya.

Selain itu, ada program Bilingual. Program ini, sambung Rofiq, siswa mendapatkan kurikulum adopsi adaptif dari Cambridge Curriculum. Adapun, kurikulum ini terdiri dari 3 muatan yaitu English, Mathematic, dan Science. ’’Materi dari 3 muatan tersebut berdasarkan frame work Cambridge lalu dikombinasikan dengan muatan kurikulum dari Kemendikbud. Kemudian, diaplikasikan dengan menggunakan Bahasa Inggris serta pembiasaan dalam percakapan sehari-hari di madrasah,’’ ulasnya.

Terbukti, dari penerapan program ini, MI Nurul Huda 2 berhasil menorehkan prestasi bidang akademik maupun nonakademik. Tahun ini, MI yang berlokasi di Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajurit Kulon ini sukses meraih kejuaraan dalam lomba menyanyi dalam ajang FLS2N serta lomba Tilawah MTQ Kota Mojokerto. ’’Kita upayakan dan berikhtiar semaksimal mungkin agar siswa didik MI Nurul Huda 2 mampu menjadi generasi yang maju dan berakhlakul karimah,’’ tutupnya. (oce/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#figur pigura #kabupaten mojokerto #Majapahit #Sekolah Soekarno Kecil #kota onde-onde #Mojopahit #sekolah ongko loro #Kota Mojokerto #mojokerto #kepala sekolah kota mojokerto #trowulan #onde-onde