Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Iduladha dan Waisak dalam Bingkai Foto

Sofan Kurniawan • Rabu, 27 Mei 2026 | 14:36 WIB
MELUBER: Jemaah ibadah salat Iduladha 1447 H Masjid Agung Al-Fattah meluber hingga area Alun-Alun Kota Mojokerto, Rabu (27/5). (Sofan JPRM)
MELUBER: Jemaah ibadah salat Iduladha 1447 H Masjid Agung Al-Fattah meluber hingga area Alun-Alun Kota Mojokerto, Rabu (27/5). (Sofan JPRM)

 

MOJOKERTO RAYA - Gema takbir berkumandang sahut-menyahut menandai perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5). Sejak pagi selepas subuh warga Mojokerto berbondong-bondong memadati Masjid Agung Al Fattah, jemaah meluber hingga masuk Alun-Alun Kota Mojokerto.

IBADAH IDULADHA: Umat Muslim mengikuti ibadah salat Iduladha di Masjid Agung Al-Fattah, Kota Mojokerto, Rabu (27/5). Tampak seorang anak memainkan ponsel sembari menunggu rampungnya salat. (Sofan JPRM)
IBADAH IDULADHA: Umat Muslim mengikuti ibadah salat Iduladha di Masjid Agung Al-Fattah, Kota Mojokerto, Rabu (27/5). Tampak seorang anak memainkan ponsel sembari menunggu rampungnya salat. (Sofan JPRM)

 

Suasana khidmat dan penuh kegembiraan juga berlanjut pada prosesi pemotongan hewan kurban. Seperti yang terlihat di Desa Tawangsari, Kecamatan Trowulan, warga setempat bergotong-royong dan antusias melaksanakan penyembelihan hewan kurban.

BERKURBAN: Warga Desa Tawangsari, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto menyaksikan prosesi pemotongan hewan kurban, Rabu (27/5). (Sofan JPRM)
BERKURBAN: Warga Desa Tawangsari, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto menyaksikan prosesi pemotongan hewan kurban, Rabu (27/5). (Sofan JPRM)

 

Tidak hanya orang dewasa, penyembelihan hewan kurban juga menjadi hiburan tersendiri bagi anak-anak. Mereka berkumpul menyaksikan momen tahunan tersebut dengan riang.

TONTONAN: Prosesi pemotongan hewan kurban disaksikan warga Desa Tawangsari, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Tak terkecuali kalangan anak-anak yang antusias menyaksikan prosesi hingga memanjat pagar masjid setempat, Rabu (27/5). (Sofan JPRM)
TONTONAN: Prosesi pemotongan hewan kurban disaksikan warga Desa Tawangsari, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Tak terkecuali kalangan anak-anak yang antusias menyaksikan prosesi hingga memanjat pagar masjid setempat, Rabu (27/5). (Sofan JPRM)

 Sementara itu, berbarengan dengan umat Muslim yang merayakan Idul Adha dan berkurban, puluhan umat Buddha menggelar ibadah Puja Bakti di Candi Gentong, sebuah situs suci peninggalan era Kerajaan Majapahit di Kecamatan Trowulan.

RITUAL: Puluhan umat Buddha menggelar ibadah Puja Bakti di Candi Gentong, sebuah situs suci peninggalan era Kerajaan Majapahit di Kecamatan Trowulan, Rabu (27/5). (Sofan JPRM)
RITUAL: Puluhan umat Buddha menggelar ibadah Puja Bakti di Candi Gentong, sebuah situs suci peninggalan era Kerajaan Majapahit di Kecamatan Trowulan, Rabu (27/5). (Sofan JPRM)

Pimpinan umat Buddha Mojokerto, Biksu Nyana Sila Therra menuturkan, ibadah Puja Bakti ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era (BE) yang akan jatuh pada 31 Mei mendatang.

CANDI GENTONG: Ritual ibadah umat Buddha menjelang Waisak digelar di Candi Gentong yang dikenal sebagai situs cagar budaya era Kerajaan Majapahit, Rabu (27/5). (Sofan JPRM)
CANDI GENTONG: Ritual ibadah umat Buddha menjelang Waisak digelar di Candi Gentong yang dikenal sebagai situs cagar budaya era Kerajaan Majapahit, Rabu (27/5). (Sofan JPRM)

"Puja Bakti yang dilakukan di Candi Gentong ini merupakan kali kedua yang dilaksanakan oleh umat Buddha Mojokerto. Kegiatan ibadah di candi peninggalan era Majapahit ini sengaja dilakukan untuk menghidupkan kembali ritus keagamaan dan menyambung akar sejarah, khususnya di Mojokerto. Umat Buddha Mojokerto mempunyai sejarah besar pada kejayaan Majapahit,’’ tutur Bhante Sila.

KHUSYUK: Puluhan umat Buddha menggelar ritual dengan meditasi bersama di Candi Gentong, situs cagar budaya era Kerajaan Majapahit, Rabu (27/5). (Sofan JPRM)
KHUSYUK: Puluhan umat Buddha menggelar ritual dengan meditasi bersama di Candi Gentong, situs cagar budaya era Kerajaan Majapahit, Rabu (27/5). (Sofan JPRM)

Prosesi ibadah di Candi Gentong berlangsung dengan khusyuk, diawali dengan melakukan ritual pradaksina (berjalan mengelilingi candi searah jarum jam) puluhan umat Buddha melanjutkan ritual dengan meditasi bersama. 

Prosesi ibadah ditutup dengan penyampaian pesan damai dari Biksu Nyana Sila Thera serta doa keselamatan yang dipanjatkan untuk seluruh makhluk hidup dan Negara Indonesia. (fan/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#iduladha #waisak mojokerto #ibadah waisak