JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Idul Adha segera tiba. Perayaan yang diperingati setiap 10 Zulhijah ini diperkirakan jatuh pada 27 Mei 2026 dan dikenal juga sebagai Hari Raya Kurban. Pada momen tersebut, umat Muslim yang mampu dianjurkan untuk melaksanakan ibadah kurban.
Ibadah kurban dilaksanakan mulai 10 hingga 13 Zulhijah setelah salat Iduladha. Seseorang yang berkurban harus beragama Islam, sudah baligh, berakal sehat, serta memiliki kemampuan finansial yang cukup. Selain itu, hewan kurban juga wajib dalam kondisi sehat, cukup umur, dan tidak memiliki cacat.
Dalam pembagian daging kurban, para ulama menganjurkan agar daging dibagikan kepada pekurban dan keluarganya, fakir miskin, serta kerabat maupun tetangga. Meski begitu, tujuan utama ibadah kurban tetap untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus mempererat kepedulian sosial antar sesama.
Baca Juga: Penyelundup Sabu ke Lapas Mojokerto Berdalih atas Perintah Suami
Sembari menunggu Idul Adha tiba, alangkah baiknya masyarakat memahami cara menyimpan daging kurban dengan tepat agar kualitasnya tetap terjaga dan aman dikonsumsi dalam jangka waktu tertentu.
Kesalahan yang sering ditemukan saat menyimpan daging kurban adalah tidak memperhatikan suhu penyimpanan serta mencuci daging sebelum dimasukkan ke freezer. Padahal, daging perlu disimpan pada suhu dingin agar tidak mudah ditumbuhi bakteri. Selain itu, mencuci daging mentah justru dapat meningkatkan risiko penyebaran bakteri dan membuat kualitasnya lebih cepat menurun selama penyimpanan.
Berikut beberapa cara menyimpan daging kurban dengan baik dan benar:
1. Simpan daging pada suhu dingin agar kualitasnya tetap terjaga dan tidak mudah ditumbuhi bakteri. Daging sebaiknya dimasukkan ke chiller terlebih dahulu sebelum dipindahkan di freezer.
Baca Juga: BPBD Kabupaten Mojokerto Siapkan Hampir 1.000 Tangki Air Bersih
2. Jangan mencuci daging sebelum disimpan karena air dapat membuat daging lebih cepat rusak, menimbulkan bau tidak sedap, serta meningkatkan risiko penyebaran bakteri.
3. Bungkus daging menggunakan wadah atau plastik kedap udara agar kelembapan dan kualitas daging tetap terjaga selama penyimpanan.
4. Potong daging sesuai porsi sekali masak supaya lebih praktis saat digunakan dan tidak perlu berulang kali mengeluarkan daging dari freezer.
5. Pisahkan daging mentah dari makanan lain di dalam kulkas untuk mengurangi risiko kontaminasi bakteri. Kebersihan kulkas juga perlu dijaga agar kualitas daging tetap baik.
Baca Juga: Satlantas Terapkan Rekayasa Lalin untuk Urai Kemacetan di Mojosari Mojokerto
6. Beri label tanggal penyimpanan pada kemasan daging agar lebih mudah mengetahui batas waktu penyimpanan dan kualitas daging tetap terpantau. Setiap jenis daging memiliki masa simpan yang berbeda tergantung jenis daging dan kondisi suhu freezer, sehingga perlu diperhatikan dengan lebih teliti.
Dengan penyimpanan yang benar, daging kurban akan tetap aman dikonsumsi dan kualitasnya terjaga sehingga lebih baik untuk kesehatan tubuh dan terhindar dari keracunan makanan. ASIKHA
Editor : Imron Arlado