JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Tanpa disadari, banyak tumbuhan liar yang tumbuh di pekarangan atau sekitar rumah ternyata dapat dikonsumsi dan memiliki beragam manfaat bagi kesehatan.
Oleh karena itu, penting untuk mengenali jenis-jenis tumbuhan liar yang aman dikonsumsi. Upaya ini juga dapat menjadi salah satu bentuk ketahanan pangan, karena memanfaatkan sumber pangan yang mudah diakses untuk memenuhi kebutuhan gizi.
Berikut beberapa tumbuhan liar yang ternyata dapat dikonsumsi:
1. Sirih cina (Peperomia pellucida)
Sirih cina termasuk tumbuhan liar yang mudah ditemukan di pekarangan dan kerap dianggap gulma. Namun sebenarnya aman dikonsumsi serta memiliki banyak manfaat. Tumbuhan berdaun kecil mengilap ini dapat diolah menjadi berbagai hidangan seperti tumisan atau lalapan, dengan rasa gurih dan tekstur renyah.
Baca Juga: Picu Kegaduhan, Kementrian Agama Minta Perwali Bosda Kota Mojokerto Direvisi
Secara tradisional, sirih cina dimanfaatkan untuk membantu mengatasi demam, meredakan diare, mempercepat penyembuhan luka, serta menjaga kesehatan tubuh, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai tumbuhan pangan dan herbal rumahan.
2. Daun mangkokan (Polyscias scutellaria)
Daun mangkokan merupakan tumbuhan asli Indonesia yang aman dikonsumsi dan sering diolah menjadi lalapan, tumisan, atau campuran masakan. Daun ini mengandung nutrisi seperti protein, serat, dan kalsium yang baik untuk kesehatan tubuh.
Selain sebagai sayuran, daun mangkokan juga dimanfaatkan secara tradisional untuk membantu mengatasi berbagai keluhan, seperti melancarkan ASI dan mempercepat penyembuhan luka. Namun, konsumsinya tetap perlu dibatasi karena dapat menimbulkan efek samping ringan seperti gangguan pencernaan.
Baca Juga: Ngopi, Baca Buku, dan Diskusi di Alam Terbuka? Cobain ke Literasi Space Trawas
3. Daun Pegagan (Centella asiatica)
Daun pegagan merupakan tumbuhan liar yang aman dikonsumsi sebagai lalapan atau olahan herbal. Tumbuhan ini mengandung senyawa aktif seperti triterpenoid dan antioksidan yang bermanfaat untuk meningkatkan daya ingat, meredakan stres, mempercepat penyembuhan luka, serta menjaga kesehatan kulit. Meski memiliki segudang manfaat, konsumsinya tetap perlu dibatasi dan diolah dengan bersih agar aman.
4. Daun Krokot (Portulaca oleracea)
Daun krokot merupakan tumbuhan liar yang sering dianggap gulma, namun sebenarnya aman dikonsumsi dan kaya nutrisi. Tumbuhan ini memiliki rasa sedikit asin dan asam dengan tekstur renyah, sehingga cocok diolah menjadi berbagai hidangan seperti tumisan, sayur bening, urap, atau lalapan.
Kandungan omega-3, vitamin, mineral, dan antioksidan di dalamnya bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, memperkuat tulang, serta mendukung pertanaman dan daya tahan tubuh. Meski demikian, konsumsinya perlu diperhatikan, terutama bagi penderita batu ginjal atau yang menjalani diet rendah garam, karena kandungan oksalat dan natrium di dalamnya.
Baca Juga: Gubernur Jatim Beri Lampu Hijau Pemindahan Ibu Kota Kabupaten Mojokerto
5. Bayam duri (Amaranthus spinosus)
Bayam duri merupakan tumbuhan liar yang aman dikonsumsi dan kaya nutrisi seperti vitamin, zat besi, kalsium, serta antioksidan. Tumbuhan ini bermanfaat untuk meningkatkan imunitas, meningkatkan fungsi pencernaan, menjaga fungsi penglihatan dan membantu mencegah anemia, serta telah lama digunakan sebagai obat tradisional.
Dalam pengolahannya, tumbuhan ini dapat direbus, ditumis, atau dikonsumsi sebagai campuran makanan. Meski begitu, konsumsinya tetap perlu dibatasi bagi kondisi tertentu seperti penderita batu ginjal dan batu empedu karena kandungan oksalat didalamnya.
Meski memiliki banyak manfaat bagi tubuh, konsumsi tumbuhan liar tetap perlu dibatasi dalam jumlah wajar untuk menghindari efek samping. Jika ragu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan atau ahli. ASIKHA
Editor : Imron Arlado