Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Silakan Coba, Cara Ini Sangat Cepat Mengurangi Kepedasan usai Mengonsumsi Makanan Super Pedas

Imron Arlado • Kamis, 16 April 2026 | 21:07 WIB
Berikut beberapa rekomendasi cara meredakan rasa pedas. (Sumber: foodieegee/Elena/Pinterest)
Berikut beberapa rekomendasi cara meredakan rasa pedas. (Sumber: foodieegee/Elena/Pinterest)

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Makanan pedas kerap menggugah selera dan menjadi favorit banyak orang. Sensasi pedasnya tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga mampu meningkatkan nafsu makan. Namun, konsumsi makanan pedas secara berlebihan dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan.

Dampak yang ditimbulkan dari makan pedas secara berlebihan meliputi gangguan kesehatan, terutama pada sistem pencernaan. Kandungan capsaicin dalam cabai dapat mengiritasi dinding lambung sehingga memicu peningkatan produksi asam lambung. Kondisi ini dapat menyebabkan keluhan seperti nyeri ulu hati, mual, perut kembung, hingga memicu gastritis (maag) dan refluks asam lambung (GERD).

Selain itu, makanan pedas juga dapat mempercepat pergerakan usus yang berisiko menimbulkan diare, serta menimbulkan sensasi panas pada dada (heartburn). Pada beberapa kasus, konsumsi berlebih juga dikaitkan dengan gangguan tidur akibat rasa tidak nyaman pada perut serta penurunan sensitivitas indera pengecap.

Baca Juga: Efek Scroll Tanpa Henti di TikTok Terhadap Konsentrasi Otak

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mengurangi rasa pedas, terutama jika sensasi panas sudah terasa berlebihan. Salah satu cara yang paling umum adalah mengonsumsi susu atau produk olahannya seperti yogurt, keju, dan krim.

Dilansir dari berbagai sumber, kandungan protein kasein dalam susu diketahui mampu mengikat dan melarutkan capsaicin, sehingga sensasi panas di mulut dapat berkurang. Selain itu, kandungan lemak dalam produk tersebut juga berperan dalam mengangkat senyawa pedas dari reseptor di lidah sehingga rasa terbakar menjadi lebih cepat mereda.

Selain produk susu, makanan berkarbohidrat seperti nasi dan roti juga dapat membantu meredakan rasa pedas. Kandungan pati dalam makanan tersebut bekerja dengan cara menyerap capsaicin serta memberikan sensasi berbeda pada lidah sehingga reseptor rasa tidak lagi fokus pada sensasi pedas.

Baca Juga: Tak Bisa Pertanggung Jawabkan Uang Rp 21,4 Miliar saat Diaudit, Nany Widjaja Digugat Perusahaan Industrial Estate

Cara lain yang bisa dilakukan adalah mengonsumsi makanan atau minuman manis, seperti gula, madu, atau cokelat. Rasa manis dapat membantu mengurangi intensitas rasa pedas yang dirasakan dan memberikan efek menenangkan pada mulut yang terasa panas.

Tidak hanya itu, makanan atau minuman yang bersifat asam, seperti air lemon atau jeruk nipis, juga dapat membantu menetralkan capsaicin karena sifat kimianya. Beberapa bahan lain yang mengandung lemak, seperti minyak zaitun, susu kedelai atau selai kacang, juga diketahui efektif dalam membantu meredakan sensasi pedas karena dapat menetralkan capsaicin di dalam mulut secara perlahan.

Sebagai alternatif, beberapa bahan lain seperti mentimun dan air kelapa juga dapat memberikan efek menenangkan pada mulut. Sensasi dingin dari kedua bahan tersebut dapat membantu mengurangi rasa terbakar sementara. Namun, apabila rasa pedas tidak kunjung mereda atau menimbulkan ketidaknyamanan berlebih, disarankan untuk segara berkonsultasi dengan tenaga medis guna mendapatkan penanganan yang tepat. ASIKHA

Editor : Imron Arlado
#meredakan rasa pedas #maag #madu #susu #pedas