Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Adam Sahertian, Pencaker Job Fair Penyandang Disabilitas

Indah Oceananda • Jumat, 4 Oktober 2024 | 15:00 WIB
SIAP KERJA: Adam Sahertian membawa berkas lamaran kerja pada job fair di Atrium Sunrise Mall Mojokerto, kemarin (3/10).
SIAP KERJA: Adam Sahertian membawa berkas lamaran kerja pada job fair di Atrium Sunrise Mall Mojokerto, kemarin (3/10).

 

Saya Terima Kasih Dibantu dan Diarahkan, Semoga Hasilnya Baik

 Ada yang menarik perhatian di antara ribuan pencari lowongan kerja (pencaker) dalam event Job Fair SMK Pusat Keunggulan (PK) Mojoketo Raya, kemarin (3/10). Berbekal dengan menuliskan teks di fitur aplikasi Whatsapp, Adam Sahertian, penyandang tunarungu wicara ini berdiskusi dengan panitia tentang informasi lowongan kerja (loker) yang tersedia.

 

INDAH OCEANANDA, Jawa Pos Radar Mojokerto

 

KETERBATASAN fisik tidak menjadi halangan bagi Adam untuk berkreativitas. Datang bertiga bersama sang kakak ipar dan istrinya, ia mencoba mencari peruntungan mendapatkan peluang kerja di perusahaan yang memang menyediakan kuota tenaga kerja disabilitas dalam event tersebut.

 ’’Ada lowongan disabilitas di PT Surabaya Autocomp Indonesia (SAI) pak?,’’ tulisnya sembari menunjukkan smartphone-nya ke panitia event. Imam Mashudi, salah satu tim panitia event membalas pesan tersebut melalui gadget. ’’Ya, ada. Kita coba sambungkan dulu,’’ balas Imam kepada Adam.

 Disabilitas tunarungu dan tunawicara ini kemudian menyebutkan, ia mencari loker untuk dirinya sendiri. ’’Istri saya tinggal di Mojokerto. Saya dari Tegal,’’ tulisnya. Dengan menggunakan teks di fitur Whatsapp, pria 27 tahun tersebut berbagi cerita kepada Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM). 

Adam menuturkan, ia mencari peruntungan lewat job fair ini agar bisa bekerja di daerah Mojokerto. ’’Dulu pernah kerja di Kalimantan Barat. Terakhir kerja di PT Bintang Indokarya Gemilang (perusahaan ekspor sepatu/alas kaki) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah,’’ ungkapnya. 

Adam sendiri dulunya lulusan SMALB di Kota Tegal, Jawa Tengah. Dia tamat tahun 2017 silam. Meski dengan keterbatasan, semangatnya tak lantas surut untuk terus mencari pekerjaan. ’’Ya, ini tadi (kemarin, Red) baru masukkan (lamaran) ke satu perusahaan. Tapi, masih coba yang lain lagi,’’ bebernya. 

Warga asal Kecamatan Magersari ini mengatakan, informasi event besutan Cabdindik Mojokerto dan JPRM ini, ia dapatkan melalui media sosial. Menurutnya, kesempatan kerja yang dibuka dari 33 perusahaan pada job fair kali ini membahagiakan pekerja disabilitas seperti dirinya. 

Apalagi, panitia juga memberikan peluang khusus bagi tenaga disabilitas di tengah keterbatasan peluang kerja yang tersedia. ’’Saya terima kasih sudah dibantu dan diarahkan. Semoga hasilnya baik,’’ tandas Adam. Sementara itu, Waka Humas SMKN 1 Kemlagi Imam Mashudi menambahkan, event ini terbuka untuk khusus. 

Artinya, disabilitas pun diperbolehkan menjajal kesempatan bekerja dengan mengirim loker yang tersedia di event ini. ’’Tetap kita sambungkan ke mitra perusahaan yang telah dituju si pelamar. Karena beliaunya berkebutuhan khusus, maka kita prioritaskan dan kita jembatani ke perusahaannya juga. Tinggal tunggu hasilnya nanti,’’ imbuhnya. (ris)

Editor : Hendra Junaedi
#pencaker #disabilitas #SMK Pusat Keunggulan