Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Melihat Proses Sortir dan Lipat Surat Suara di Gudang Logistik KPU Kabupaten Mojokerto yang Dikerjakan 350 Orang

Farisma Romawan • Senin, 15 Januari 2024 | 14:25 WIB

STERIL: Pekerja sibuk menyortir dan melipat surat suara Pemilu di Gudang Logistik KPU, komplek gudang Bulog, Jalan RA. Basuni, Sooko.
STERIL: Pekerja sibuk menyortir dan melipat surat suara Pemilu di Gudang Logistik KPU, komplek gudang Bulog, Jalan RA. Basuni, Sooko.
Pekerja Digeledah Sebelum dan Setelah Bertugas

Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 tinggal sebulan lagi. Sejumlah persiapan terus dikebut KPU Kabupaten Mojokerto guna menyukseskan pesta demokrasi lima tahunan itu. Tak terkecuali surat dan kotak suara yang kini tengah disortir dan dilipat oleh 350 pekerja di gudang logistik, komplek gudang Bulog, Jalan RA. Basuni, Sooko.

FARISMA ROMAWAN, Sooko

RATUSAN pekerja tersebut merupakan warga yang tinggal di sekitar gudang logistik, mulai dari Kecamatan Sooko hingga Puri.

Mereka dipekerjakan untuk bisa menuntaskan proses sortir dan lipat selama 16 hari, terhitung sejak tanggal 8 hingga 23 Januari nanti.

Namun KPU tidak sembarangan dalam memilih pekerja pelipatan. Meski hanya job borongan, namun ratusan pekerja tersebut wajib melakoni serangkaian pemeriksaan ketat sebelum bisa bekerja.

Dimulai dari pendaftarannya yang harus menyetorkan fotokopi identitas diri sebanyak dua lembar.

Tujuannya, agar KPU bisa menjamin agar proses persiapan berjalan lancar tanpa ada sosok yang dicurigai berbuat curang baik merusak atau mencuri surat suara. Sehingga dapat mencederai pelaksanaan pemilu yang kurang 30 hari lagi.

’’Tujuan kami bukan untuk mencurigai mereka (pekerja, Red) sebagai penyusup. Hanya untuk memastikan saja jika surat suara yang mereka pegang sangat penting untuk keberlanjutan negara kedepannya,’’ ujar Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, Muslim Buchori.

Tak hanya itu, sebelum bisa bekerja, para pelipat ini juga wajib menjalani skrining atau pemeriksaan barang bawaan oleh petugas keamanan KPU bersama kepolisian.

Tujuannya tak lain untuk menghindari bahaya kerusakan surat suara. Khususnya dari benda tajam atau benda yang dapat memunculkan percikan api.

Termasuk handphone (HP) yang harus diletakkan di loker yang berada di luar gudang.

’’Sebelum masuk dan keluar gudang, pekerja kami geledah dulu dari benda tajam seperti gunting, pisau, korek api. HP juga tidak boleh dibawa ke dalam, takutnya nanti surat suaranya difoto dan disebarkan. Karena kan bentuk surat suara ini masih harus dirahasiakan,’’ tandasnya.

Tak hanya itu, KPU juga menargetkan 4.322.140 lembar surat suara untuk lima jenis pemilihan itu tuntas disortir dan dilipat kurang dari 16 hari.

Tujuannya tak lain agar surat suara bisa langsung dikemas dan dimasukkan ke kotak suara sebelum didistribusikan ke 3.308 tempat pemungutan suara (TPS).

Bahkan, untuk bisa merealisasikan target itu, ratusan pekerja dituntut mampu menyelesaikan sortir dan pelipatan sebanyak seribu lembar perharinya.

’’Meskipun ada timeline, namun proses sortir tetap harus dilakukan dengan teliti sebelum surat suara dilipat,’’ tambah Muslim.

Meski begitu, KPU juga memberikan imbalan yang cukup lumayan bagi ratusan pekerja yang sudah berjibaku sepekan terakhir.

Di mana, mereka dapat mengantongi gaji antara Rp 200-220 ribu perharinya.

Gaji sebesar itu dihitung dari jumlah surat suara suara yang telah disortir dan dilipat dikalikan nilai pekerjaan perlembarnya.

Yakni Rp 200 perlembar untuk surat suara Pilpres dan DPD, serta Rp 220 untuk surat suara DPR dan DPRD. Saat ini, proses sortir dan lipat diklaim Muslim telah rampung meski masih ada sisa waktu kurang dari sepekan kedepan.

’’Kemungkinan besok (hari ini, Red) sore sudah selesai. Pantuan kami tadi (kemarin, Red) hanya menyisakan puluhan ribu lembar surat suara yang belum disortir dan dilipat,’’ pungkasnya. (fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#KPU #kabupaten #sortir #mojokerto #surat suara