Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Lebih Dekat dengan Komunitas Bike to Work (B2W) Mojokerto, Tebar Manfaat dengan Membumikan Bersepeda

Indah Oceananda • Sabtu, 6 Januari 2024 | 00:44 WIB

PENGHOBI: Komunitas B2W Mojokerto memilih rute bersepeda dengan mengelilingi Kota Mojokerto yang dianggap ikonik.
PENGHOBI: Komunitas B2W Mojokerto memilih rute bersepeda dengan mengelilingi Kota Mojokerto yang dianggap ikonik.
BERSEPEDA sekarang bukan sekadar olahraga, tapi juga hobi bahkan gaya hidup yang bisa menyatukan banyak orang dari berbagai latar belakang. Di Mojokerto, komunitas bersepeda juga mengampanyekan sepeda agar menjadi bagian aktivitas sehari-hari.

INDAH OCEANANDA, Kota, Jawa Pos Radar Mojokerto

PAGUYUBAN B2W (Bike to Work) di Mojokerto lahir 2007 silam. Komunitas ini terbentuk sebagai ruang bagi mereka yang punya hobi bersepeda.

’’Awalnya yang ikut hanya saya dengan teman-teman kantor, sekitar 5-6 orang saja. Kebetulan memang punya hobi bersepeda kalau hari libur,’’ ujar Wakhidun Santosa, Korwil B2W Mojokerto.

Pria yang bekerja di salah satu perusahaan swasta ini mengaku, kian lama anggota komunitasnya banyak diikuti masyarakat luas. Bahkan, ada beberapa pelajar yang juga aktif ikut bersepeda.

’’Mulai tambah ramai anggotanya sekitar tahun 2012. Bahkan, kita sampai ada event gowes bareng Mojokerto-Surabaya,’’ terangnya.

Setiap akhir pekan atau tanggal merah nasional, komunitas B2W menggelar gowes bareng. Dam Rolak Songo, Kecamatan Mojoanyar, menjadi titik kumpul mereka.

Wakhidun menuturkan, aktivitas bersepeda ini tak hanya sebagai sarana rekreasi atau olahraga saja.

’’Melainkan juga upaya dari kami, sebagai penghobi sepeda untuk membudayakan masyarakat agar memilih sepeda sebagai transportasi dalam kehidupan sehari-hari lagi,’’ ulasnya.

Sebab, menurut dia, sepeda menjadi solusi untuk mengurangi polusi udara yang buruk. Tak hanya itu, sepeda juga dinilai sebagai transportasi yang ramah lingkungan.

’’Kita juga mengadakan Mojokerto Night Ride sebulan sekali di minggu ketiga. Semacam gowes di malam hari, malah biasanya yang ramai justru saat ada event ini,’’ ungkap Wakhidun.

Komunitas yang memiliki sekretariat di Jalan Raya Pulorejo Nomor 232A, Lingkungan Balongkrai, Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon ini seolah tak pernah absen menghabiskan waktu bersepeda saat akhir pekan.

Rute gowes yang dilalui biasanya mengelilingi Kota Mojokerto. ’’Rute dalam kota ikonik, jadi banyak yang tertarik ikut,’’ papar dia.

Tak hanya saat liburan, B2W Mojokerto juga kerap memeriahkan peringatan hari nasional yang diisi dengan bersepeda.

Biasanya, rute dan kostum disesuaikan dengan hari perayaannya. Wakhidun menuturkan, ini menjadi salah satu bentuk aktivitas komunitas pesepeda agar lebih dikenal masyarakat.

’’Semakin sering bersepeda, maka juga akan mendorong mindset warga menggunakan sepeda untuk kegiatan sehari-hari. Kami berharap di Kota Mojokerto khususnya, ada jalur khusus bagi pesepeda di jalan umum. Agar masyarakat semakin giat menerapkan budaya hidup sehat dan ramah lingkungan,’’ tandasnya. (fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#features #bike to work #mojokerto