Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kampung Atlet di Desa Kwatu, Mojoanyar, Difasilitasi Pemdes, Atlet Dayung Bernegosiasi dengan Pemilik

Yulianto Adi Nugroho • Jumat, 1 September 2023 | 13:40 WIB

JUJUKAN ATLET: Warga Desa Kwatu, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, menyediakan rumahnya untuk disewa atlet pendatang yang berlaga di ajang porprov.
JUJUKAN ATLET: Warga Desa Kwatu, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, menyediakan rumahnya untuk disewa atlet pendatang yang berlaga di ajang porprov.
Long Storage Kalimati di Desa Kwatu, Kecamatan Mojoanyar, menjadi venue cabor dayung dan renang akuatik untuk gelaran Porprov Jatim.

Masih bergulir dua pekan depan, tapi puluhan rumah warga setempat sudah di-booking atlet dari berbagai daerah.

Ada yang langsung menghubungi pemilik tempat tinggal, ada pula yang melalui pemerintah desa setempat.

YULIANTO ADI NUGROHO, Mojoanyar, Jawa Pos Radar Mojokerto

PEKERJAAN Chosim belakang bertambah. Kepala Desa Kwatu itu banyak dihubungi atlet luar daerah. Mereka meminta tolong agar disambungkan dengan warga yang berkenan rumahnya disewa.

’’Ada yang melalui kita dan kita antar untuk negosiasi sendiri dengan warga,’’ ujarnya, kemarin (31/8).

Atlet itu bisa punya kontaknya karena pernah mengikuti kejuaraan dayung di Long Storage pada Maret 2022 silam. Dalam ajang yang digelar Pasukan Marinir (Pasmar) itu, pedayung berikut rombongan dari luar daerah menginap di rumah warga yang telah disewa.

Jelang gelaran multi event terbesar di Jawa Timur ini, mereka kembali melakukannya.

Mereke telah datang ke bilangan long storage untuk mencari tempat menginap lalu di-booking. Chosim mengaku selalu mengarahkan agar atlet bertemu dengan pemilik rumah untuk penentuan harga sewa.

’’Kami sebatas memfasilitasi. Kalau masalah harga ditentukan kedua pihak sendiri,’’ tambahnya.

Nilai sewa yang dia dengar antara Rp 1 juta-Rp 2 juta bergantung luas bangunan. Sewa itu untuk dipakai selama gelaran dua sampai tiga minggu. Sejauh ini, sejumlah tim telah mendapat tempat menginap.

Seperti tim dari Kabupaten Gresik dan Banyuwangi. Gresik memesan dua rumah untuk 30 orang. Sedangkan Kota Mojokerto juga masih mencari tempat sewa. ’’Mungkin semakin mendekati perlombaan makin banyak,’’ ulasnya.

Dia menyebut, hari ini (1/9), tim dayung dari Kabupaten Sidoarjo rencananya akan datang ke venue untuk latihan. Selain itu, yang berkegiatan adalah Jung Kwatu, tim yang home base-nya di long storage.

Dari pengalamannya, sedikitnya 25 rumah penduduk tersewa selama event-event sebelumnya. Jumlah itu pula yang kemungkinan “laku” kali ini.

’’Ada beberapa warga yang rumahnya sebetulnya ditempati, tapi mereka mengalah tidur di rumah kerabat,’’ tandas dia.

Momen semacam ini tentu membawa dampak positif bagi perekonomian warga. Tak hanya dari hasil sewa rumah, warga juga bisa menggelar lapak UMKM selama gelaran. (fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#porprov #kampung atlet #mojokerto #dayung