Lomba Mewarnai MI Nurul Huda 2 Usung Konsep Interaktif

Farisma Romawan • Dipublikasikan Sabtu, 10 Oktober 2026 | 05:27 WIB

 

 

Flyer Lomba Adzan, Mewarnai, Tari Tradisional tingkat TK/RA Se-Mojokerto Raya.
Flyer Lomba Adzan, Mewarnai, Tari Tradisional tingkat TK/RA Se-Mojokerto Raya.

 

KOTA - Gebyar seni yang digagas Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Huda 2 Kota Mojokerto pada 24 Oktober nanti di Atrium Sunrise Mall Kota Mojokerto banyak mendapat tanggapan positif dari peserta. Khususnya lomba mewarnai yang paling banyak diminati siswa jenjang TK/RA baik Kota maupun Kabupaten Mojokerto. 

Pasalnya, lomba mewarnai kali ini mengusung konsep baru. Yakni hasil karya masing-masing peserta akan didigitalisasi lalu dicetak dalam bentuk kaus. Sehingga memberikan kesan bangga bagi anak-anak serta orang tua atas karya mereka karena bisa dipakai sehari-hari. 

Humas MI Nurul Huda 2 Kota Mojokerto Hardy Yogy Dewangga mengatakan, lomba mewarnai sengaja dikemas sangat menarik dan interaktif. Hal ini menyesuaikan tema gebyar seni dalam rangka Harlah ke-32 MI Nurul Huda 2 Kota Mojokerto, yakni Harmonisasi Tradisi dan Inovasi untuk Peradaban. Yang mana, nilai-nilai budaya, pendidikan dan keislaman terus dilestarikan lewat inovasi yang disesuaikan dengan zaman atau peradaban yang berkembang saat ini.

’’Hasil mewarnai para peserta, akan didigitalkan untuk dicetak menggunakan printing DTF (direct transfer film) lalu di-apply ke kaus yang diperuntukkan bagi wali siswa,’’ ungkapnya. Hardy membuka peluang bagi seluruh calon peserta untuk mengikuti ajang kreatif tersebut, baik secara individu maupun kolektif oleh guru atau kepala sekolah TK/RA. 

Tidak sekadar memberi ruang interaktif, MI Nurul Huda 2 Kota Mojokerto juga membuka kesempatan anak usia dini mengembangkan bakat dan potensinya, lewat lomba azan dan tari tradisional. Tak tanggung-tanggung, total hadiah yang disiapkan mencapai puluhan juta rupiah. Untuk bisa mengikuti lomba, peserta bisa scan barcode yang tertera di setiap edisi koran Jawa Pos Radar Mojokerto (baca halaman 20). 

’’Kami sediakan kaus menarik hasil mewarnai anak. Untuk juknis pendaftaran, bisa scan barcode pada tayangan koran atau datang langsung ke MI Nurul Huda 2,’’ tandasnya. Ajang kreasi seni ini juga untuk mengenalkan madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam yang sangat relevan bagi pembangunan karakter anak di masa depan. 

Di mana, madrasah mampu mengintegrasikan antara nilai moral dengan keseimbangan dimensi spiritual serta intelektual dalam menghadapi tantangan zaman. Khususnya tingkat MI yang merupakan jenjang fundamental dalam menentukan arah dan masa depan peserta didik. Sehingga dapat menjawab tantangan orang tua terhadap kebutuhan pendidikan buah hatinya. 

’’Pendidikan Islam semakin relevan dalam menjawab tantangan zaman. Apalagi madrasah hari ini mampu mengaktualisasikan diri sebagai lembaga yang unggul, berdaya saing, dan adaptif melalui integrasi ilmu pengetahuan, teknologi, dan penguatan karakter,’’ tambah Ketua Yayasan Nurul Huda Kota Mojokerto Ahmad Saifulloh. (far/ris)

 

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
Harlah MI Nurul Huda 2 Kota Mojokerto lomba mewarnai mi nurul huda 2 kota mojokerto