Bahlil Mini Soccer Zona 8 Madura, Rival di Lapangan, di Luar Tetap ’’Salam Settong Dhere’’

Fendy Hermansyah • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 18:52 WIB
KOMPAK: Ketua Panitia Bahlil Mini Soccer Arif Fathoni (topi kuning), Direktur JPRM Abdul Aziz (empat dari kiri) bersama pengurus DPD Partai Golkar Jatim dan pengurus DPD Partai Golkar se-Madura memanjatkan doa bersama para peserta. (FAHMI JALIL/RADAR MADURA)
KOMPAK: Ketua Panitia Bahlil Mini Soccer Arif Fathoni (topi kuning), Direktur JPRM Abdul Aziz (empat dari kiri) bersama pengurus DPD Partai Golkar Jatim dan pengurus DPD Partai Golkar se-Madura memanjatkan doa bersama para peserta. (FAHMI JALIL/RADAR MADURA) 

16 Tim Pelajar dari Empat Kabupaten Adu Skill 

PAMEKASAN - Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Zona 8 Madura resmi digelar Kamis (24/9). Peluit pertandingan boleh menjadikan mereka rival, namun semangat persaudaraan tetap menyatukan. Semangat itulah yang tetap dijunjung para kontestan.

Sebanyak 16 tim pelajar dari empat kabupaten di Madura saling adu kemampuan. Masing-masing tim datang dengan ambisi untuk melaju sejauh mungkin. Kabupaten Bangkalan mengirim dua tim, Sampang empat tim, Pamekasan tujuh tim, dan Sumenep tiga tim.

Turnamen resmi dibuka pukul 10.00 WIB. Delapan pertandingan langsung tersaji pada hari pertama. Persaingan tersebut menjadi awal perjalanan tim untuk merebut tiket ke babak perempat final yang digelar hari ini (25/9).

Ketua Panitia Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak Arif Fathoni mengatakan, keterlibatan empat kabupaten menunjukkan antusiasme pelajar terhadap kompetisi tersebut. Menurut dia, pertandingan bukan hanya menjadi ajang adu kemampuan, tetapi juga momentum mempererat kebersamaan antarpelajar.

Arif menyampaikan terima kasih kepada seluruh sekolah dan tim yang telah berpartisipasi. Dia berharap semangat kompetisi tetap dibarengi sportivitas di lapangan. ’’Terima kasih atas partisipasi seluruh peserta. Tetap sportif dan solid, bersama-sama menuju puncak,’’ tegas pria yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya itu.

Direktur JPRM Abdul Aziz mengatakan, keterwakilan seluruh kabupaten di Madura menjadi salah satu hal penting dalam kompetisi tersebut. Menurut dia, turnamen tidak sekadar mempertemukan tim untuk bertanding, tetapi juga menjadi ruang bertemunya pelajar dari berbagai daerah.

Menurut Aziz, partisipasi seluruh peserta patut diapresiasi. Mereka datang membawa semangat kompetisi sekaligus nama baik sekolah masing-masing. Dia berharap seluruh pertandingan berlangsung lancar dan aman. Sportivitas serta kekompakan juga harus dijaga sampai turnamen berakhir.

Rivalitas cukup terjadi di lapangan, setelah pertandingan berakhir semua pemain adalah saudara seperti semangat semboyan warga Madura, Salam Settong Dhere. ’’Tetap sportif dan solid, bersama-sama menuju puncak,’’ ujarnya.

ADU KUAT: Pemain SMAN 2 Sumenep dan SMAN 2 Pamekasan berupaya menjangkau bola dalam laga 16 besar di Puri Dewata Mini Soccer, Kamis (24/9). (FAHMI JALIL/RADAR MADURA)
ADU KUAT: Pemain SMAN 2 Sumenep dan SMAN 2 Pamekasan berupaya menjangkau bola dalam laga 16 besar di Puri Dewata Mini Soccer, Kamis (24/9). (FAHMI JALIL/RADAR MADURA)

Pengurus Golkar Pamekasan Hery Purwanto mengatakan, keberadaan 16 tim dari empat kabupaten membuat turnamen menjadi ruang pertemuan pelajar se-Madura. Persaingan di lapangan diharapkan tetap dibingkai semangat kebersamaan. ’’Yang terpenting semua tim bisa bertanding dengan baik dan sportif. Siapa pun yang nanti melaju, tetap menjaga kebersamaan dan membawa semangat Madura bersama-sama,’’ kata dia.

Sekjen KSMI Pamekasan Abdul Hamid menilai keterlibatan 16 tim dari empat kabupaten membuat atmosfer kompetisi semakin menarik. Setiap daerah membawa karakter dan kekuatan masing-masing untuk bersaing di lapangan. ’’Ini bukan hanya soal siapa yang menang. Yang lebih penting, semua tim bisa bertanding dengan sportif, menjaga silaturahmi, dan bersama-sama menyukseskan kompetisi,’’ terang dia.

Pantauan JPRM, lima pertandingan awal Bahlil Mini Soccer Zona 8 Madura berlangsung sengit. Tiap tim sama sama berambisi untuk meraih kemenangan. SMAN 2 Pamekasan berhasil mengalahkan SMAN 2 Sumenep dengan skor 4-2.

Di pertandingan lainnya, SMKN 2 Sampang harus melalui drama adu penalti saat menghadapi SMK Nurul Karomah, Bangkalan. Setelah pertandingan berakhir dengan skor 2-2, SMKN 2 Sampang akhirnya memastikan kemenangan lewat adu penalti.

SMAN 1 Kedungdung tampil meyakinkan dengan kemenangan telak 3-0 atas SMKN 1 Pamekasan. Sementara itu, SMAN 3 Pamekasan juga berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas SMAN 1 Sampang. Lalu, MAN 2 Pamekasan berhasil meraih kemenangan atas SMAN 3 Sampang dengan skor 2-0.

Di pertandingan lain, SMAN 1 Ambunten menang telak 6 gol tanpa balas dari SMAN 1 Sumenep. Lalu, SMATA Duba Pamekasan menang atas SMKN 2 Pameksan dengan skor 4-1. MA Nurul Karomah harus menyerah dari SMAN 4 Pamekasan dengan skor 3-0. (afg/han/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto
bahlil mini soccer golkar jatim zona 8 madura jawa pos radar