Pemerintah Desa (Pemdes) Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto berkomitmen menjalin kolaborasi strategis bersama lintas unsur dalam mendukung program pembangunan di berbagai sektor. Di antaranya bersinergi dengan perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR (corporate social responsibility) yang telah memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.
SINERGISITAS pemerintah dengan swasta mampu menyokong program pembangunan desa. Baik pada bidang infrastrukur, peningkatan kualitas pendidikan, pelestarian lingkungan, penguatan ekonomi masyarakat, hingga pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Kepala Desa (Kades) Pesanggarahan Moh. Afif mengungkapkan, terdapat belasan perusahaan yang berinvestasi di wilayah Desa Pesanggaran. Tak sekadar mampu membuka lapangan kerja, namun keberadaan sektor swasta sekaligus menjadi mitra srategis dalam mendukung program prioritas desa.
”Pengangkatan tenaga kerja bukan satu-satunya dampak positif dari keberadaan sebuah perusahaan, tapi menjalin kolaborasi untuk program yang berkelanjutan dapat memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” terangnya.
Salah satu yang intens berkolaborasi dengan Pemdes Pesanggarahan adalah PT Lautan Natural Krimerindo (LNK). Melalui sinergi, terdapat sejumlah program strategis dari berbagai bidang yang konsisten direalisasikan setiap tahun kepada masyarakat.
Di sektor ekonomi dan UMKM, Pemdes Pesanggrahan menginisiasi program kerja sama dalam mengelola limbah kayu palet dari perusahaan. Melalui Karang Taruna, bahan kayu tersebut disulap menjadi produk rombong angkringan hingga gerobak usaha.
Produk dari Karang Taruna tersebut kemudian dibeli oleh PT LNK dan dibagikan kepada para pelaku UMKM di Desa Pesanggrahan. ”Alhamdulillah, kolaborasi ini menjadi salah satu program yang sustainable, berkelanjutan terus. Tiap tahun ada sekitar enam sampai delapan rombong usaha yang dibagikan kepada pelaku UMKM,” jelasnya.
Selain itu, bidang pendidikan juga menjadi sasaran prioritas dalam program CSR. Afif menyebutkan, sejumlah fasilitas pendidikan mulai dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP di Desa Pesanggrahan yang membutuhkan perbaikan disentuh melalui rehabilitasi.
Bahkan, pemdes bersama LNK juga mencetuskan program beasiswa. Bantuan biaya pendidikan diprioritaskan bagi warga yang tidak mampu dan berprestasi. ”Untuk sasarannya mulai dari anak usia sekolah di jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK. Bahkan, juga sampai dengan perguruan tinggi,” tandasnya.
Kerja sama yang juga ajeg dilaksanakan secara rutin adalah program penghijauan. Sinergi di bidang lingkungan ini diwujudkan dengan penanaman pohon yang menjadi agenda tahunan.
Tak berhenti di situ, sektor pertanian juga mendapatkan atensi dengan memberikan bantuan kepada petani berupa alat pertanian. Demikian dengan masyarakat kurang mampu yang juga mendapatkan bantuan sosial rutin. ”Melalui kolaborasi ini, Pemdes Pesanggrahan berharap pembangunan di desa dapat terus berjalan dan dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat,” harap Afif. (ram/ris)
Editor : Fendy Hermansyah
Sumber : Radar Mojokerto