Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Seremoni Radar Mojokerto Award 2026 Bakal Hadirkan Kudapan Pasar Keramat dan Kopi Trawas

Moch. Chariris • Jumat, 3 Juli 2026 | 05:41 WIB
TEMPO DULU: Pedagang Pasar Keramat Desa Warugunung, Kecamatan Trawas saat melayani para pembeli. Di antara kudapan khas ini bakal dihadirkan dalam event Radar Mojokerto Award di Sunrise Hotel Mojokerto, Selasa (7/7) mendatang. (Chariris JPRM)
TEMPO DULU: Pedagang Pasar Keramat Desa Warugunung, Kecamatan Trawas saat melayani para pembeli. Di antara kudapan khas ini bakal dihadirkan dalam event Radar Mojokerto Award di Sunrise Hotel Mojokerto, Selasa (7/7) mendatang. (Chariris JPRM)

SEREMONI malam penghargaan yang digelar Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) bakal dikemas lebih kreatif dan berwarna. Di samping sentuhan audio visual dan lighting, panitia penyelenggara juga menyuguhkan kuliner legendaris khas pedesaan dan kerajinan hasil usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bawah binaan pemerintah desa (pemdes).

Di antara yang dihadirkan dalam rangka menyemarakkan event Radar Mojokerto Award 2026 ini adalah kudapan legendaris khas Pasar Keramat, Desa Warugunung, Kecamatan Pacet. Jajanan zaman dulu (zadul) ini diharapkan dapat mengobati kerinduan para tamu undangan akan kuliner tempo dulu. ’’Nanti, pedagang Pasar Keramat sendiri yang akan menyediakan kudapan untuk menyambut para tamu undangan,’’ ujar Ketua Panitia Radar Mojokerto Award 2026 Imron Arlado, kemarin (2/7).

Kehadiran perwakilan pedagang Pasar Keramat yang biasa buka pada hari Pasaran Jawa, Minggu Kliwon dan Wage, di Sunrise Hotel Mojokerto tersebut akan mengajak tamu undangan serasa merasakan vibes pedesaan. Mereka dapat mencicipi setiap hidangan yang disajikan dan berinteraksi langsung dengan pedagang/perajin jajanan.

Hal ini, tak lain juga untuk menunjukkan bahwa masyarakat desa dapat meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan lewat cita rasa lokal. ’’Terima kasih sudah memberikan ruang kepada pedagang Pasar Keramat. Semoga momen istimewa ini menjadikan masyarakat kami untuk terus berkarya dan mengembangkan kuliner lokal desa,’’ tambah Kepala Desa Warugunung Agus Sudarmaji.

Kopi khas Trawas turut melengkapi tenant kreatif karya warga desa dalam acara yang berlangsung pada Selasa (7/7) malam tersebut. Kepala Desa Ketapanrame Zainul Arifin menuturkan, pihaknya menyambut baik gelaran event penghargaan bagi desa yang digagas Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM).

Pria yang telah menjabat kepala desa selama tiga periode berjalan ini bahkan telah menyiapkan UMKM kopi khas Trawas di bawah binaan pemdes. Meliputi kopi jenis arabika dan robusta. Kopi-kopi tersebut sedianya akan disajikan oleh barista dan petani kopi yang didatangkan langsung dari Desa Ketapanrame. ’’Ini sebuah penghargaan bagi kami bisa menghadirkan kopi Trawas langsung, khusus untuk menyambut para tamu undangan,’’ jelasnya.

Memang, selama ini kopi Trawas sudah banyak kalangan oleh berbagai kalangan, khususnya para pecinta kopi Nusantara. Selain aromanya yang khas, kopi tersebut tak lain hasil budi daya dan olahan petani yang memanfaatkan lahan Perhutani di ketinggian Gunung Welirang. Sehingga memiliki kualitas tinggi dan rasa autentik.

Di samping dua hasil karya warga desa tersebut, panitia juga mengakomodir kerajinan kreatif berbasis kearifan lokal lainnya. Meliputi, kerajinan sepatu karya warga Desa Medali, Kecamatan Puri; kerajinan cor kuningan dan batik hasil sentuhan warga Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, serta kerajinan konfeksi atau fashion garapan warga Desa Bandung, Kecamatan Gedeg. ’’Ini juga bagian dari panitia untuk memfasilitasi ekonomi kreatif yang ada di masing-masing desa, agar lebih diminati dan berkembang,’’ tambah Imron Arlado. (ris/fen)

   

 

 

 

 

Editor : Fendy Hermansyah
#radar mojokerto award 2026 #pasar keramat #kopi trawas #umkm mojokerto